NLP, Pilar Sukses Anda

25 11 2011

Sahabat, salah satu pilar yang memperkuat tekhnik-tekhnik yang diajarkan di NAQS DNA adalah berasal dari Ilmu Sukses Terbaru yang sedang populer dan digandrungi oleh orang-orang di seluruh dunia yaitu NLP (Neuro-linguistic Programming). Hampir 90% dari seluruh Motivator dunia menggunakan NLP sebagai basic keilmuan mereka. Yang terbukti efektif mempercepat kesuksesan mereka…..

Ada nasehat yang bagus sekali, “bekerjalah secara CERDAS, dan bukan hanya bekerja keras”. Untuk menggapai kesuksesan, kita sebaiknya bukan hanya dengan bekerja keras, tetapi bekerja dengan cerdas. Saya sangat setuju dengan nasehat tersebut. Memang dalam menjalani kehidupan ini, sebaiknya kita bisa bersikap dan bertindak secara cerdas.

Bekerja secara cerdas, berarti kita harus selalu mengoptimalkan fungsi dan kemampuan otak, dan pikiran kita; agar bisa mendukung langkah-langkah kita secara positif.

Manusia telah dibekali sebuah kekuatan luar biasa yang disebut sebagai PIKIRAN. Pikiran yang dibentuk didalam otak manusia menentukan bagaimana kualitas hidup manusia akan dicapai, segala bentuk ketidak percayaan diri, sikap malas, sikap tidak berprestasi, phobia, kebiasaan negatif, semua itu adalah hasil RESPON dari PERSEPSI/PEMAKNAAN yang didalam pikiran, karena ada didalam pikiran kita maka menjadi program yang dijalankan otak tubuh & jiwa, jika itu satu hal yang negatif maka jelas tindakan/perilaku yang muncul adalah negatif, sebaliknya jika kita mampu mengubahnya menjadi POSITIF maka itu bisa kita jadikan BAHAN BAKAR luar biasa untuk mencapai prestasi hidup.

NLP terbukti memiliki kelebihan dalam hal mampu memberdayakan manusia dengan teknologi fungsi otak yang sangat EFISIEN (cepat), EFEKTIF, & POWERFUL atau berdampak kuat terhadap peningkatan pengetahuan, perubahan sikap, pembentukan perilaku serta kebiasaan-kebiasaan positif untuk mencapai tujuan-tujuan yang luar biasa.

NLP adalah singkatan dari Neuro Linguistic Programming. Inti dari NLP adalah pemahaman tentang bagaimana individu dapat melakukan seluruh aktifitasnya secara sempurna dengan mempelajari model human excellence. Tahapan NLP diuraikan menjadi 3 bagian:

  1. Neuro merujuk pada otak / pikiran, bagaimana kita mengorganisir pikiran dan mental kita.
  2. Linguistic adalah mengenai bahasa, bagaimana kita menggunakan bahasa tersebut untuk menciptakan makna dan pengaruh tertentu pada pikiran dan kehidupan manusia.
  3. Programming adalah urutan proses mental yang berpengaruh atas perilaku manusia dalam mencapai tujuan tertentu, dan bagaimana melakukan modifikasi atas proses mental tersebut.

Secara singkat, saya merumuskan NLP adalah: suatu metode peningkatan kualitas seseorang dengan cara melakukan pemrograman, bisa dari orang lain, bisa juga ke diri sendiri, dengan bahasa tertentu yang diprogramkan ke pikiran.

Sejarah penemuan NLP dimulai ketika seorang ahli Mathematika / Computer Programming (Dr. Richard Bandler) dan seorang Profesor Linguistik (Dr. John Grinder) bertemu di University of California Santa Cruz sekitar pertengahan tahun 1970. Mereka tertarik mempelajari keahlian sejumlah pakar dan terapis yang teramat sukses di bidangnya. Metode yang dipergunakan untuk mempelajari keahlian ini disebut sebagai modelling (ilmu memodel). Tokoh-tokoh awal yang dimodel adalah : Fritz Perls (Gestalt Psychotherapist), Virginia Satir (Family Therapist), Gregory Bateson (Anthropologist, cybernetics) dan Milton Erickson (Hypnotherapist). Setelah bertahun-tahun memodel, mereka berdua berhasil mengembangkan seperangkat teknik mental yang yang sangat berguna dalam dunia terapi.

NLP lantas dipopulerkan oleh Anthony Robbins hingga meluas di USA dan seluruh dunia, belakangan Anthony Robbins membuat merek sendiri, yakni NAC (Neuro Associations Conditioning). Barisan pelopor NLP lantas mulai mengibarkan sayapnya merambah dataran aplikasi di luar terapi. Ilmu memodel ini dikembangluaskan untuk memodel berbagai keunggulan manusia; antara lain untuk memodel keunggulan dari orang yang berprestasi unggul di bidang komunikator, olahraga / atlit, leadership, sales, pengajar, bisnisman, karyawan, penyanyi, meditasi, dan berbagai orang sukses lainnya. Beberapa nama besar yang menggunakan ilmu NLP dalam meraih sukses antara lain Bill Clinton, Andre Agassi, Lady Di, Nelson Mandela dan banyak lagi yang lainnya.

Pada tahun 1980 John Grinder dan Richar Blander berpisah haluan, mereka dihadang berbagai masalah hukum kekayaan intelektual. NLP mulai dikembangkan oleh beberapa orang dalam berbagai aliran. John Grinder dan koleganya DeLozier berkolaborasi menyusun pendekatan baru yang diberi nama New Code NLP dengan mengusung pendekatan sistemik antara pikiran dan tubuh yang diberi nama New Code NLP.

Richard Bandler juga menyusul dengan pemodelan terbaru mengenai submodalitas dan Ericksonian hypnosis melalui bukunya Using Your Brain:For A Change di tahun 1984. Anthoy Robbins yang mempelajari NLP pada akhir 1970 juga memulai produksi masal beberapa aspek yang dinamainya sebagai Neuro Associative Conditioning. Beberapa praktisi dan trainer lainpun tak ketinggalan dalam memodifikasi, memberi nama, dan mengembangkan variasi mereka sendiri.

NLP akan lebih berdaya guna bila dipadukan dengan pengalaman memasuki gelombang Alpa Theta di saat kita melakukan meditasi. Bandler berpendapat bahwa kondisi meditatif merupakan bagian natural dari kehidupan sehari-hari .

Otak manusia diakui sebagai struktur biologi yang paling canggih yang dikenal di manapun di bumi. Terletak di dalam tengkorak, otak merupakan organ terlindung paling baik di seluruh tubuh Anda dan menikmati prioritas tertinggi dalam hal pembagian darah, oksigen, dan zat-zat hara. Otak ini melayang dalam medium zat cair yang bersirkulasi dan betul-betul mengapung di dalam sebuah cangkang tahan guncang.

Paul Thomas dalam Advanced Psycho Cybernetics and Psychofeedback menjelaskan bahwa otak manusia sangat padat. Beratnya hanya sekitar 1400 gram untuk pria dewasa dan 1275 untuk wanita. Otak hanya membutuhkan 1/10 volt listrik untuk dapat bekerja efisien, namun otak terdiri dari puluhan miliar sel saraf.

Otak membuat komputer paling canggih pun jauh ketinggalan dalam hal kemampuannya yang betul-betul menakjubkan. Jaringan interkoneksi (yang disebut sinaps-sinaps) antara milyaran sel-sel saraf (neuron) di otak secara potensial sanggup memproses kepingan informasi dengan cara-cara yang jumlahnya setara dengan 2 sampai 10 pangkat 13. Ini merupakan angka yang jauh lebih besar daripada jumlah seluruh atom di alam semesta.

Namun otak manusia demikian rapi susunannya sehingga bahkan untuk mendekati kemampuan semacam itu, sebuah komputer modern sekurang-kurangnya harus 10.000 kali lebih besar daripada rata-rata otak.

Fungsi utama otak adalah mengendalikan semua kerja tubuh dan merancang tubuh itu sendiri. Bagian bawah struktur, dikenal sebagai batang otak, bersatu dengan sumsum tulang belakang untuk membentuk sistem saraf pusat, yang berhubungan dengan semua bagian tubuh. Maka setiap kegiatan otak akan mempengaruhi setiap sel dalam tubuh baik langsung maupun tidak langsung, melalui jaringan syaraf luas yang ada di seluruh jaringan tubuh

Dari sudut pandang NLP, yang perlu diketengahkan adalah pembangian otak menjadi dua yaitu bagian sadar dan bagian tidak sadar. Bagian otak sadar adalah kemampuan rasional, obyektif, membeda-bedakan. Perannya ialah menampung informasi dari pengamalan sehari-hari. Menentukan apakah informasi itu bermakna atau tidak, dan mengambil keputusan. Bagian yang sadar selalu membuat keputusan menerima atau menolak informasi yang datang. Masing-masing informasi yang diterima bagian sadar selanjutnya diterima bagian tidak sadar pula sebagai sesuatu yang diyakini benar, sebagai fakta dan kenyataan.

Maka bila Anda menerima gagasan bahwa Anda gagal, maka bagian tidak sadar akan menyetujui keyakinan tersebut dan bertindak mewujudkannya. Bagian tidak sadar ini mirip database di komputer. Yang berfungsi menyimpan dan mengambil lagi data yang berkaitan dengan setiap pengalaman, gagasan, gambaran atau ide yang pernah Anda hadapi. Bagian tidak sadar selalu bekerja untuk membuat setiap perkataan dan tindakan Anda sesuai dengan sebuah pola yang konsisten dengan pemrograman sadar Anda sebelumnya.

Bagian tidak sadar menjamin agar Anda tetap setia kepada citra yang Anda miliki tentang diri Anda (cara berjalan, berbicara, berpikir, bertindak) dengan cara yang konsisten dengan informasi yang telah diterima oleh bagian sadar sebagai hal yang mewakili Anda sesungguhnya.

Kunci sukses terletak pada pengendalian apa yang Anda pikirkan, sebab Anda selalu akan memperoleh apa yang terus menerus Anda katakan kepada pikiran Anda bahwa Anda menginginkannya. Bila Anda membuat pikiran sadar Anda terpancang pada apa yang Anda inginkan dan bukan pada apa yang Anda hindari, maka ini akan berkembang dalam pengalaman.

Sukses oleh karena itu hanya terjadi kalau Anda secara sistematis mengendalikan pikiran-pikiran yang Anda bolehkan mengisi pikiran sadar Anda dari detik ke detik. Sukses akan berhasil diraih bila Anda memusatkan perhatian pada pikiran-pikiran positif serta menggunakan kata-kata dan tindakan untuk mengungkapkannya.

Proses pikiran sadar mencakup empat langkah :

  1. Pencerapan indera
  2. Asosiasi
  3. Evaluasi
  4. Keputusan.

Semua proses ini berlangsung dalam sepersekian detik. Yang perlu dicatat dalam proses ini, tingkah laku Anda bukanlah sekedar fungsi dari apa yang sedang berlangsung.

Tingkah laku bergantung pada :

  1. Rancangan yang dibiarkan memasuki kesadaran Anda
  2. Database di ingatan. 

Bila sebuah pengalaman serupa di masa lalu menimbulkan keputusan tertentu, maka Anda akan menanggapi dengan cara yang sama saat pengalaman itu muncul lagi saat ini.

Kumpulan data masa lalu itu disebut sistem keyakinan yang berfungsi sebagai kerangka berpikir Anda sewaktu mengalami hal-hal baru dalam hidup dan merupakan keseluruhan program yang harus dijalani otak. Sistem keyakinan ini pada umumnya tidak lengkap dan tidak dapat diandalkan. Maka, diperlukan kegigihan untuk mencari peluang untuk membetulkan keyakinan-keyakinan dengan memutakhirkan kenyataan model mental mereka. Sebab yang kita lihat hanyalah interpretasi otak kita terhadap apa yang sesungguhnya terjadi. Memang, kita tidak tahu apa yang sesungguhnya terjadi!

“Bila Anda mengubah keyakinan Anda,
Anda mengubah harapan Anda,
Bila Anda mengubah harapan Anda,
Anda mengubah sikap Anda,
Kalau Anda mengubah sikap Anda,
Anda mengubah tingkah laku Anda,
Bila Anda mengubah tingkah laku Anda,
Anda mengubah kerja Anda,
Bila Anda mengubah kerja Anda,
Anda mengubah hidup Anda”

EMPAT PRINSIP SUKSES DALAM NLP
Tujuan setiap orang adalah melakukan perubahan atau transformasi dari “Keadaan Sekarang” menuju “Keadaan Diinginkan”. Dalam bahasa teknis NLP, “Keadaan Sekarang” disebut dengan “Present State” dan “Keadaan Diinginkan” disebut sebagai “Desired State”.

Pada saat seseorang menginginkan sesuatu, maka pada saat itu terjadi gap atau jarak antara “Keadaan Sekarang” dengan “Keadaan Diinginkan”. Jarak inilah yang perlu dikelola sehingga dari “Keadaan Sekarang” dapat bergerak menuju “Keadaan Diinginkan”. Untuk mencapai keadaan ini, ada 4 hal yang perlu dilakukan, yaitu:

1. OUTCOME
Outcome adalah merupakan suatu gambaran terperinci yang ingin dicapai. Tanpa adanya outcome maka ibarat orang bergerak tanpa arah. NLP mensyaratkan adanya Well-formed Outcome agar “Keadaan Diinginkan” secara efektif dan ekologis.

2. ACTION
Sesudah suatu Well-formed Outcome dibuat, maka langkah berikutnya adalah melakukan action atau mengambil tindakan. Tanpa adanya suatu tindakan maka semuanya hanya berada di tingkatan angan-angan saja. Ibarat pepatah “Sedikit sedikit lama-lama jadi bukit”, satu tindakan kecil setiap hari secara konsisten akan mengakibatkan akumulasi tindakan yang besar yang dapat merubah hidup seseorang.

3. SENSORY ACUITY
Dalam proses melakukan action dari “Keadaan Sekarang” menuju “Keadaan Diinginkan”, perlu adanya suatu sensory acuity atau kepekaan inderawi untuk memastikan bahwa apa yang dilakukan telah berjalan sesuai dengan apa yang diinginkan. Ketiadaan sensory acuity dapat mengakibatkan orang tidak menyadari bahwa apa yang dilakukan ternyata bergerak menjauhi tujuan yang diinginkan.

4. FLEXIBILITY
Selama proses diatas, diperlukan adanya suatu penyesuaian-penyesuaian perilaku untuk mencapai apa yang diinginkan. Hal ini disebabkan karena sepanjang perjalanan dari “Keadaan Sekarang” menuju “Keadaan Diinginkan” tidak selalu berjalan mulus tanpa hambatan. Ada kalanya keadaan di lapangan tidak berjalan sesuai dengan apa yang diperkirakan yang menuntut adanya penyesuaian.

 4 Prinsip Sukses NLP

Apabila proses-proses tersebut dianalogikan dalam perjalanan seorang pilot, misalnya dari Jakarta menuju Denpasar, maka outcome-nya dalam hal ini adalah adalah sampai di kota Denpasar. Untuk mencapai outcome tersebut maka pilot perlu mengambil action atau tindakan, yaitu menerbangkan pesawatnya dari Jakarta menuju Denpasar. Tanpa adanya suatu tindakan maka semua hal yang direncanakan menjadi tidak berguna sama sekali.

Sensory Acuity atau kepekaan inderawi diperlukan untuk menyadari jalannya aksi yang dilakukan apakah mengarah menuju pada “Keadaan Di inginkan” (Denpasar) atau malah sebaliknya, malah menjauhi “Keadaan Diinginkan”. Selama proses tersebut diperlukan suatu fleksibilitas atas penyesuaian tindakan yang diperlukan agar pesawat dapat berjalan sesuai dengan arah yang terdapat pada kompas (penentu arah) sehingga tujuan dari “Keadaan Diinginkan” dapat tercapai.

Kunci sukses dari pergerakan “Keadaan Sekarang” menuju “Keadaan Di inginkan” adalah waktu. Semakin cepat seseorang mencapai “Keadaan Diinginkan” maka semakin tinggi tingkat kesuksesan seseorang. Sebaliknya, semakin lambat seseorang bergerak dari “Keadaan Sekarang” menuju “Keadaan Diinginkan” maka akan membuat orang tersebut demotivasi dan tingkat kegagalannya akan semakin besar. Oleh karena itu, bertindaklah sekarang juga. Klik Di sini…

Referensi : AKADEMI NLP


Aksi

Information

One response

22 01 2012
Anonymous

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: