SUKSES ATAU SIAL KARENA STATUS FACEBOOK

13 02 2012

Assalamu ‘alaikum Wa Rohmatullahi Wa Barokatuh…

Sahabat….
Berhati-hatilah, Nasib anda bisa Sial dan bahkan sering menemui bala’ & musibah yg diluar kemampuan anda untuk menanggungnya gara-gara menulis status di fesbuk…..

Namun Nasib anda juga bisa berubah menjadi sangat beruntung dan sering memperoleh keajaiban hidup gara-gara menulis status di fesbuk

Tanya kenapa…??

Ingat :
KATA-KATAMU ADALAH DOAMU…..
“Words Can Change Your World” ► “Kata-kata Dapat Merubah Kehidupan Anda”

Kekuatan kata-kata

  • Kata-kata adalah seperti pedang bermata dua, bisa membawa kebaikan atau pun keburukan
  • Bagaimana kualitas kata-kata yang anda ucapkan, akan selaras dengan apa yang akan anda dapatkan
  • Mengucapkan kata-kata negatif seperti halnya seseorang menancapkan paku-paku di sebatang pohon. Walaupun paku-paku tersebut telah dicabut, tetap saja meninggalkan bekas yang dalam
  • Setiap hari tanpa disadari, mantra-mantra yang sangat kuat dilakukan sebagian orang dengan mengucapkan kata-kata yang negatif
  • Kenapa anak anda, staf anda, dan lainnya semakin tak mengindahkan nasehat anda, coba periksa kata-kata apa yang telah anda ucapkan.

TIPS UNTUK ANDA :
Usahakan untuk membuat status yg positif, karena status anda bisa menjadi sebuah Doa & Sugesti buat diri anda sendiri yg di aminkan oleh banyak orang. sehingga entah kenapa tanpa alasan yg jelas, DIRI ANDA TERARAH MENUJU ke sana, dan kejadian-kejadian ajaib secara kebetulan sering anda temui…

Bila status anda negatif dan asal saja dan itu sering anda lakukan, maka itu akan berpengaruh pada kehidupan anda… dan kehidupan andapun secara perlahan akan terarah menuju kepada apa yg sering anda bicarakan. dan entah kenapa dalam kehidupan anda, sering mengalami kesialan dan musibah…

Oleh karena itu, kami dari NAQS DNA memberikan saran untuk anda, agar segala permasalahan hidup anda segera mendapatkan SOLUSI HIDUP, dan segala CITA-CITA & IMPIAN anda segera tercapai. Maka, mulai sekarang, buatlah status yg positif saja.

Karena bila status anda positif, diri anda dan juga semua orang yg hadir akan memperoleh manfaat yg positif pula….right…?

bukankah, DOA YANG TERKABUL DAN SUKSES dalam hidup adalah adalah sesuatu yang SANGAT anda INGIN-kan terjadi dalam kehidupan anda… Right…??

Nah, bagaimana bila saya katakan bahwa sesungguhnya semua doa anda sudah terkabul, dan sudah terjadi di dalam kehidupan anda…??

Ya, itulah doa yg sering anda ucapkan tanpa sadar dan anda lakukan sambil bergurau. doa yg semacam itulah yg dalam kenyataannya sering terkabul… Karena doa itu LANGSUNG MASUK KE ALAM BAWAH SADAR memasuki alam vibrasi kuanta, dan sambung dengan Tuhan…

~NAQS DNA~

Rasulullah bersabda: “Tidaklah sekelompok orang berdo’a kemudian saling mengaminkan, maka do’anya akan dikabulkan oleh Allah (Hadis Riwayat Thabarani, Al Hakim dan Baihaqi, dikutip dari Kitab Jami’ul Ahadis)

Rasulullah bersabda: “apabila seseorang mendo’akan saudaranya yang tidak berada disisinya maka para malaikat mengucapkan amiin dan bagi yang berdo’a akan memperoleh yang sama (hadis riwayat al Bazar dalam Kitab Al Manawi dan Majmu’ zawaid, dikutip dari Kitab Jami’ul Ahadis, perawinya dapat dipercaya)

KEKUATAN KATA-KATA
Kata-kata memang punya kekuatan, coba perhatikan mana kata-kata yang lebih memancarkan aura optimis:

  1. Hal ini mungkin diwujudkan, tapi sulit!
  2. Hal ini sulit diwujudkan, tapi mungkin!

Hanya mengganti posisi katanya saja sudah mengubah aura kalimat tersebut, Right?
Kalimat pertama bikin lesu, kalimat kedua menunjukkan secercah harapan. Terasa bedanya?

Kalau memang kata-kata punya sedemikian kekuatan ajaib, harusnya kita membiasakan diri berkata-kata yang positif.

  • Ketimbang bilang “Gue nggak punya uang alias miskin” gantilah jadi, “Gue belum ada uang alias belum kaya!”
  • Ketimbang berprinsip, “Hidup adalah perjuangan!” coba diganti jadi “Hidup adalah kemenangan!” (soalnya kalau berjuang terus seumur hidup belum tentu menang tho, kalau menang sudah tentu hasil perjuangan).
  • Atau, daripada berdoa, “Yaa Allah… jadikan aku hamba yang pandai bersabaar!” Lebih baik diganti jadi “Yaa Allah… jadikan aku hamba yang pandai bersyukur!” (Bukankah kesabaran membutuhkan ujian demi ujian, sedangkan kesyukuran membutuhkan kenikmatan demi kenikmatan? Kita sebenarnya minta ujian atau kenikmatan siih?)

Begitulah, kita bisa mengatur hidup kita dengan mengatur kata-kata yang kita lontarkan,
yang kita jadikan moto hidup, yang kita jadikan doa!

Harus percaya doong kata-kata yang baik akan memberi efek baik! Bukankah Al-Quran sendiri menerangkan dalam surat Ibrahim ayat ke 24 dan 25: “Tidakkah kamu perhatikan bagaimana Allah telah membuat perumpamaan kalimat yang baik seperti pohon yang baik, akarnya teguh dan cabangnya (menjulang) ke langit, pohon itu memberikan buahnya pada setiap musim dengan seizin Tuhannya. Allah membuat perumpamaan-perumpamaan itu untuk manusia supaya mereka selalu ingat.”

Subhanallah, ternyata kata-kata yang baik pasti berbuah! So, selamat mengubah hidup jadi lebih baik dengan mengganti kata-kata yang lebih baik mulai dari sekarang!

Alkisah seorang pria kaya mengundang beberapa tamu,diantara tamu tersebut ada seorang kiai dan juga seorang dokter.Pada saat itu tiba-tiba anak putri pria kaya tersebut terserang penyakit.Kiai pun di minta untuk mendo’akan putri tersebut, Melihat kejadian itu sang dokter kesal.

“Sekarang ini,kita memiliki suntikan vitamin,obat-obatan modern,dan cara ilmiah lainnya untuk menyembuhkan penyakit orang, Omong kosong dengan do’a, yang semacam ini bisa menghambat kemajuan kita.” kata sang dokter

Sang kiai menoleh dan berkata,“Aku tidak mengetahui bahwa mereka memakaikan seragam dokter kepada seorang keledai pada masa sekarang ini, bagai,mana mungkin seorang pria bodoh dan tidak peka semacam ini bisa menjadi seorang dokter!”

Sang dokter menjadi kalap, wajahnya merah padam, Ia begitu marah sehingga tidak dapat berkata-kata.

Dengan nada suara lembut dan sopan kiai itu kembali berktata,”Tuan Dokter,maafkan saya.Saya mengucapkan kata hinaan semacam itu untuk menjelaskan sesuatu. Lihatlah,bagaimana wajah anda menjadi merah padam,pembuluh darah anda menjadi besar, jantung anda berdetak kencang,dan laju adrenalin anda meningkat.Semua itu hanya di sebabbkan oleh beberapa KATA ucapan. Jika ucapan duniawi saja dapat menyebabkan perubahan fisik semacam itu, maka mungkin saja kalimat suci dari kitab ALLAH dapat membawa kesembuhan dengan ijin ALLAH.”

KATA-KATA adalah sesuatu yang acap kali di anggap sepele dan biasa oleh kebanyakan orang, tapi sesungguhnya kata/ucapan bukanlah hal sepele/biasa. Kata-kata/ucapan tertentu bisa mengubah perang menjadi damai, damai jadi perang, kata-kata juga bisa menyebabkan kesalah pahaman dan pertengkaran, hitam jadi putih, putih jadi hitam dan seterusnya. Kata-kata begitu mudah kita mengucapkannya, namun memilliki implikasi yang hebat dalam kehidupan. Ia bisa menjadi racun, sekaligus madu. Kadang seucap kata bisa menorehkan penderitaan yang berkepanjangan, sekaligus bisa memunculkan kebahagiaan dan kesan yang mendalam.

Seorang pebisnis ulung akan menggunakan kata-katanya sebagai media ntuk mendulang keuntungan.Seorang pengacara menggunakan kata-katanya untuk meyakinkan kliennya dan membebaskannya dari jeratan hukum. Seorang penyair menggubah kata-kata untuk memikat hati para pembaca dan pendengar. Sementara orang-orang tertentu yang tidak hati-hati dengan mulutnya mengeluarkan kata-kata yang dapat memunculkan api dendam tak berkesudahan.

Maka berhati-hatilah dalam berkata, lisan dapat menyebabkan bahaya yang berkepanjangan. Bencana akibat lisan lebih berbahaya di bandingkan perut atau kemaluan.

Dalam sebuah riwayat,di terangkan bahwa Rasulullah s.a.w pernah di tanya tentang apa yang paling berperan memasukkan seseorang ke dalam neraka? Beliau menjawab: ” Dua lubang,yaitu mulut(lisan) dan kemaluan.” (HR. At Turmudzi).

Ketika kita melontarkan kata-kata dalam kemarahan dan melukai orang lain,kata-kata itu meninggalkan bekas,seperti di lubang hati orang lain. Kita dapat menusukkan pisau dan mencabut pisau itu tapi tetap saja bekas tusukan itu akan meninggalkan luka.Tetapi tidak peduli berapa kalli kita meminta maaf ,luka itu akan tetap ada. Dan luka karena kata-kata adalah sama buruknya dengan luka fisik bahkan bisa jadi lebih parah.

“SALAAMATUL INSAANI BIHIFZHIL LISAANI”  ► keselamatan itu dengan menjaga lisan.

Rasulullah adalah pribadi yang sangat menjaga tutur katanya.Kepada siapapun beliau bertutur dengan lembut, tak pernah beliau berkata kasar, bahkan terhadap orang yang berucap kasar kepadadanya, Mengapa? karena baginda Rasulullah sangat mengetahui kekuatan dan bahaya kata-kata.

Subhanallah…….!

Shalawat dan salam semoga senantiasa terlimpahkan kepada Nabi Muhammad s.a.w, keturunannya,sahabat-sahabat beliau dan para pendahulu kita,,,,

Aamiin,,,,,,

Iklan




ILMIAH, ALAMIAH, ILAHIAH

22 11 2011
NAQS DNA

ILMIAH, ALAMIAH, ILAHIAH…
MURAH, MERIAH, BERKAH…
INSYA ALLAH, FIDDUNYA HASANAH WA FIL AKHIROTI HASANAH…..

KUMPULAN STATUS FESBUK MINGGU INI :

Assalamu ‘Alaikum Wa Rohmatullahi Wa Barokatuh..

Sahabat, agar sebuah Doa & Harapan menjadi terkabul tidak diperlukan adanya sebuah tuntunan agama tertentu. Terutama bila terkait dengan DOA & HARAPAN mengenai urusan duniawi…

Apapapun agama & kepercayaan seseorang, tetap mempunyai kesempatan yang sama untuk terkabul doanya sesuai dengan kepercayaannya tersebut. Inilah Rahmat Dan Rahman Allah swt untuk semua makhluknya…. Sehingga ada rumus-rumus sunnatullah (Hukum alam) tertentu yang berlaku secara umum, yang bila di patuhi dan dilaksanakan oleh siapapun saja terlepas dia dari kepercayaan apa, maka doa orang tersebut akan memperoleh jawaban…….

Contoh Rumusnya : The Law of atrraction, Kekuatan Alam Bawah Sadar, dll….

Lalu kenapa NAQS DNA, sangat menekankan untuk mengikuti tuntunan Rasulullah SAW untuk tersambung dengan Tuhan…?? Ya, karena bukan sekedar agar DOA-nya menjadi lebih ampuh.. Akan tetapi demi peningkatan Evolusi spiritual bagi anggota NAQS DNA, yang mana dalam hemat kami hanya Rasulullah SAW yang merupakan Manusia Suci yang patut untuk diteladani. Karena beliaulah yang paling sempurna pencapaian keruhaniannya bila di bandingkan dengan Nabi-nabi sebelumnya.

Allah swt berfirman :
“Sesungguhnya telah ada pada diri Rasulullah, suri tauladan yang baik bagimu yaitu bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut nama Allah swt.” (QS. 33:21)

Bahkan ada yang menyebutkan bahwa Nabi Adam digelar sebagai “Abul Basyar” yaitu sebagai Bapa Manusia. Dan Nabi Muhammad s.a.w. mendapat gelaran “Abul Ruh” atau “Abul Arwah” yaitu Bapa segala Roh. Yang maknanya bahwa Nur alam semesta ini tercipta dari Nur Muhammad….

Wallahu A’lam….

=================

Assalamu ‘Alaikum Wa Rohmatullahi Wa Barokatuh..

Sahabat, saat ini lagi ngetrend ungkapan “YANG PENTING KHAN HATINYA…” sebagai senjata ampuh untuk menghindari tugas dan tanggung jawab yang bersifat perbuatan… Namun jujurkah perkataan ini….???

Dari Abu Hurairah radhiyallahu anhu berkata Rasulullah shalallahu alaihi wasallam bersabda : “Sesungguhnya Allah tidak melihat kepada jasad-jasad kalilan dan tidak juga kepada rupa-rupa kalian akan tetapi Allah melihat kepada hati-hati kalian (dan amalan-amalan kalian)” (HR. Muslim)

Berkata Syaikh Al Albany rahimahullah sebagaimana dalam ta’liqnya atas Riyadhus Shalihin hadits no 8 : “Imam Muslim dan yang lainnya menambahkan dalam riwayatnya ‘Wa a’malikum’ sebagaimana dikeluarkan dalam ‘Ghayatul Marom fi takhrijil Halal wal Haram’ (410)

Allah Ta’ala berfirman, artinya, “Wahai orang-orang yang beriman bertakwalah kepada Allah dan bersamalah kamu bersama orang yang benar [jujur]“ (QS. at-Taubah:119) ,

dalam ayat yang lain,
“Agar Allah memberikan balasan kepada yang jujur karena kejujurannya dan mengazab orang munafiq jika ia menghendakinya.” (QS. al-ahzab: 24)

Syaikh al-utsaimin rahimahullah berkata, “Itu semua menunjukkan bahwasanya kejujuran adalah perkara yang mulia dan akan mendapat balasan dari Allah, oleh karenanya wajiblah bagi kita untuk jujur, terbuka dan tidak menyembunyikan sesuatu karena basa-basi atau berdebat”

Diriwayatkan dari Ibnu Mas’ud, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, bahwasanya beliau shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Hendaklah kalian berlaku jujur, karena sesungguhnya kejujuran menghantarkan kepada kebaikan,dan sesungguhnya kebaikan menghantarkan kepada surga, dan apabila seseorang senantiasa berlaku jujur niscaya ia di tulis di sisi Allah Ta’ala sebagai seorang yang jujur, dan janganlah kalian berdusta karena sesungguhnya dusta menghantarkan kepada kejelekan, dan sesungguhnya kejelekan menghantarkan kepeda neraka, dan apabila seseorang senantiasa berlaku dusta niscaya ia di tulis di sisi Allah Ta’ala sebagai seorang pendusta.” (Muttafaqun ‘alaih).

Lantas apakah hakekat kejujuran..? Syaikh al-utsaimin Ta’ala berkata, “Jujur adalah, selarasnya khabar dengan realita, baik berupa perkataan atau perbuatan.”

Oleh karenanya kita katakan, apabila khabar (perkataan) selaras dengan kenyataan maka itulah kejujuran dengan llisan, dan apabila perbuatan badan selaras dengan hati maka itulah kejujuran dengan perbuatan.

Kesimpulan : JUJUR & LURUS itu adalah selarasnya HATI, FIKIRAN, LISAN, & PERBUATAN….

================

Assalamu ‘Alaikum Wa Rohmatullahi Wa Barokatuh..

Sahabat, di dunia ini selain Nabi & Rasul Tuhan. Maka tak ada satu orangpun yang menyampaikan sebuah kebenaran yang Mutlak benar. Semua kebenaran itu bersifat “RELATIF”, tergantung dengan Dimensi Waktu/Masa/Zaman, Tempat & masyarakat serta lingkungan. Bahkan kebenaran Rumus Ilmu-ilmu Fisikapun tidaklah mutlak, karena selalu ada penemuan terbaru yang menyempurnakan dan menganulir rumus-rumus yang lama….

Oleh karena itu sahabat, walaupun saya dengan NAQS DNA membawa sebuah pemahaman baru mengenai pembelajaran ilmu spiritual. Saya tidak pernah menganggap bahwa saya adalah yg paling benar, Karena saya sendiripun masih terus menerus belajar menimba ilmu & kebijaksanaan dari Tuhan dalam kehidupan ini. Karena bagi saya KEBENARAN YANG MUTLAK itu bukanlah yang sekarang saya teriakkan. Namun KEBENARAN YANG MUTLAK itu terjadi di saat saya mengalami sakaratul maut, masihkah kalimat LAA ILAHA ILALLAH itu melekat erat di hati, fikiran, & jiwa saya. Dan berpulang ke haribaan ilahi robby dengan tetap membawa Islam & Iman, Itulah saat yg terpenting buat saya….

Banyak kisah yang menyebutkan, bagaimana seorang pelacur & pembunuh di akhir hayatnya memperoleh hidayah Allah swt dan akhirnya memperoleh pengampunan dan masuk surga. Dan banyak juga seorang Haji, Ustadz, Kyai, bahkan Wali sekelas Barshesho, yang ketika ada muridnya datang berguru padanya dengan jalan kaki, dan pulang bisa terbang. Namun di akhir hayatnya mereka mengikuti jalan syetan dan akhirnya masuk neraka….

Sahabat, Semoga Allah SWT senantiasa membimbing dan menuntun kita di atas jalan yang lurus. Sehingga ketika saat itu tiba, kita dapat meninggalkan dunia ini dan kembali keharibaan Tuhan dalam keadaan Khusnul Khotimah. Amin…..

==============

Assalamu ‘alaikum Wr. Wb.

Sahabat, ketika hati mudah menjadi gelap dan mudah sekali tertutup awan. Maka evaluasilah & koreksilah Sistem Pencahayaan yg menyinari hatimu..

SALAM CAHAYA…

Imam Malik bin Anas r.a. berkata, “Yang bernama ilmu itu bukanlah kepandaian atau banyak meriwayatkan (sesuatu), melainkan hanyalah nuur yang diturunkan Allah ke dalam hati manusia. Adapun bergunanya ilmu itu adalah untuk mendekatkan manusia kepada Allah dan menjauhkannya dari kesombongan diri.”

Seorang seorang ahli hikmah berata “Ilmu yang berguna,” ungkapnya, “ialah yang meluas di dalam dada sinar cahayanya dan membuka penutup hati.”

==========

Assalamu ‘alaikum…

Untuk sahabat siswa Quantum Husada Sholawat Empowerment, setelah melakukan attunement/inisiasi/penyelarasan frekwensi. Rutinlah berlatih Self Healing & Meditasi Hening.

Self healing berfungsi utk menyehatkan dan memulihkan vitalitas & kinerja cakra-cakra anda. Sedangkan meditasi hening adalah merupakan pelatihan dasar meditasi yg berfungsi melatih gelombang otak anda agar mudah masuk dlm gelombang ALFA & Theta. Yg bermanfaat utk mensinergikan Kekuatan Otak Kiri, Otak Kanan, Otak Tengah, & Otak Limbic anda. Sehingga potensi kecerdasan anda akan meningkat dg optimal…

Selamat berlatih, Salam Perubahan, & Salam Sukses…

===============

Assalamu ‘Alaikum Wa Rohmatullahi Wa Barokatuh..

Sahabat, Komunikasi & perilaku manusia sebenarnya 80% dikendalikan oleh alam bawah sadarnya. Itulah sebabnya ada yg mengatakan bahwa manusia hakikatnya adalah makhluk emosi dan bukan makhluk logika….

Oleh karena itu, tidak heran bila seseorang menilai orang lain. Maka unsur emosional, rasa suka dan tidak suka akan mewarnai pendapatnya… Maka dari itu sahabat, mari kita berhati-hati dalam menyusun kata-kata agar tidak melukai dan merugikan fihak lain… Karena setiap perkataan & perbuatan kita pasti akan ada tuntutan pertanggungan jawabnya. Baik di dunia maupun di akhirat nanti….

Fakta membuktikan, tidak jarang penyakit & penderitaan hidup yang diderita seseorang adalah merupakan karma dari dosanya di masa lalu.

Oleh karena itu, mari senantiasa beristighfar memohon ampun kepada Allah swt. Serta meminta maaf kepada seluruh umat manusia & memaafkan seluruh umat manusia. Mudah-mudahan dosa-dosa kita dapat di hisab dengan hisab yg seringan-ringannya oleh Allah swt Sang Hakim Agung Yang Maha Adil…. Amin….

===============

Sahabat, pada prinsipnya Kepekaan itu adalah potensi yang ada di dalam setiap diri umat manusia. Hanya saja tingkat kepekaan masing-masing orang tidak sama. Ada yang baru sekali bersentuhan dengan energi metafisik langsung bisa merasakan keberadaannya, namun banyak juga yang perlu latihan dulu baru bisa merasakan adanya sensai energi di tubuhnya. Dan kepekaan itu tidak ada kaitannya dengan keberadaan energi. Anda peka ataupun tidak, energi tetap ada, mengalir, & bersirkulasi dengan baik ke dalam diri anda. Jadi untuk meningkatkan kepekaan dan sensitivitas anda terhadap energi metafisik, teruslah berlatih sesuai dengan tuntunan latihan kepekaan yang ada di artikel pelajaran selanjutnya. Cepat atau lambat, anda “PASTI” bisa merasakan adanya energi tersebut. Atau anda bisa mendatangi komunitas NAQS DNA di daerah yang terdekat dengan tempat tinggal anda, atau datang langsung ke kantor pusat yaitu ke rumah saya. Anda akan saya latih untuk bisa segera merasakan adanya energi secara cepat.

=============

Assalamu ‘Alaikum Wa Rohmatullahi Wa Barokatuh..

GAGAL BER-EVOUSI.
Sahabat, Manusia pada umumnya, tanpa mereka sadari, hanya menjalani kehidupan dalam koridor penjara pikiran yang sempit yang dibatasi oleh tembok-tembok tinggi persepsi. Dengan bahasa yang lebih sederhana manusia hidup dalam realitas yang ditentukan oleh seperangkat aturan (baca: program pikiran) yang ada dalam pikirannya.

Dalam ilmu NLP (Neuro-Linquistic Programming) dikatakan bahwa, The Map is not the Territory. “Peta bukanlah wilayah yang sesungguhnya atau “Realitas apa yg ada di dalam pikiran manusia bukanlah Realitas yang sesungguhnya.”

Penjara pikiran semacam itulah yg sering membuat manusia gagal ber-evolusi, gagal bertumbuh dan berkembang dengan sehat…. Dalam bahasa sufi, penjara mental itu disebut juga dengan HIJAB. Yaitu suatu penghalang yg menghalangi sinar cahaya kebenaran menyinari hati manusia….

“Ya Tuhan kami, sempurnakanlah bagi kami cahaya kami dan ampunilah kami, sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu…” (QS. At Tahrim: 8).

Dengan senantiasa bersikap rendah hati serta terbuka. Insya Allah penjara mental yg menghijab kita akan menjadi lentur & luntur. Sehingga sinar mentari kebenaran dapat menerobos hingga lorong terdalam dan tergelap dari hati & fikiran kita… Dengan demikian maka seluruh komponen kesadaran dan kepribadian kita menjadi hidup, tumbuh, & berkembang dg sehat..

Karena SUKSES hakikatnya adalah proses pertumbuhan. Maka bila pohon kehidupan kita menjadi kerdil & terbonsai, itu artinya proses pertumbuhan berjalan dg tdk sehat. Maka kesuksesanpun hanyalah angan-angan semu belaka…

Baik sukses di dunia ataupun sukses di akherat…

Dalam Evolusi spiritual, Di dalam tingkat kesadaran yg lebih tinggi yg melampui kesadaran ego kita. Ada Kesadaran yg bersifat Universal, yg merupakan kesadaran kolektif umat manusia. Dan di atasnya lagi ada kesadaran Nur Muhammad. Yg merupakan kesadaran Ruh Induk segala ruh…

Maka bila kesadaran kita msh dlm tataran aku, golonganku, dll. Maka pencapaian kita masih jauh dari tujuan yg sebenarnya…

================

Assalamu ‘Alaikum Wa Rohmatullahi Wa Barokatuh..

Ritme Detak jantung = Ritme Feeling (mood) = Ritme Kesuksesan

Jantung adalah pengatur utama kumpulan energy biolistrik yang dihasilkan oleh seluruh sel dalam tubuh (generator aliran biolistrik), dan jantung memiliki kekuatan vibrasi 400 kali kekuatan otak.., bila detak jantung berubah irama, maka berubahlah aliran listrik keseluruh tubuh serta berubah pula pengaruh getaran vibrasi diri ke semesta.

Perasaan (Feeling) adalah aset utama manusia, karena perasaan merupakan bagian terbesar dari alam pikiran (12 % adalah alam pikiran sadar dan 88% adalah alam pikiran bawah sadar atau perasaan). Sedangkan alam perasaan berada pada level energi quanta dengan kekuatan energi yang dahsyat.

Getaran positif yang dipancarkan dari level Quanta akan mempunyai daya tembus dan daya akses yang sangat luas dan tidak terbatas, menembus dan mempengaruhi ke seluruh lapisan energi yang ada di alam semesta tanpa terkendala oleh Ruang, Waktu & Jarak. Medan Energi Positif inilah yang akan menarik segala sesuatu yang mempunyai getaran frekwensi yang sama di alam semesta dan menolak segala energi negatif yang dipancarkan oleh Medan Energi Negatif apapun yang juga banyak bertebaran di alam semesta ini.

Masaru Emoto, peneliti dan pemikir independen asal Jepang menulis bahwa saat ini kita berada dalam dunia vibrasi atau getaran. “Semua yang ada di alam semesta bergetar pada frekuensi yang unik,” oleh karena itu jika Anda memancarkan energi lembut kebahagiaan, “maka alam semesta akan merespon dengan kebahagiaan pula.”

Instal Energi Sabar & Syukur ke dalam mesin mental kita, maka Ritme Jantung kita akan senantiasa berdetak dengan irama yang indah seindah kehidupan surgawi…. Dan petiklah buah-buahan surgawi itu kapanpun engkau suka…..

“Syukur itu mengikat sesuatu yang diperoleh dan memburu sesuatu yang hilang.”

Rasulullah saw. bersabda, “Sungguh menakjubkan perkaranya orang yang beriman, karena segala urusannya adalah baik baginya. Dan hal yang demikian itu tidak akan terdapat kecuali hanya pada orang mukmin; yaitu jika ia mendapatkan kebahagiaan, ia bersyukur, karena (ia mengetahui) bahwa hal tersebut merupakan yang terbaik untuknya. Dan jika ia tertimpa musibah, ia bersabar, karena (ia mengetahui) bahwa hal tersebut merupakan hal terbaik bagi dirinya.” (HR. Muslim)

Salam Sukses….

=========

Assalamu ‘Alaikum Wa Rohmatullahi Wa Barokatuh..

Hmm.. Apakah Waliyullah juga punya rasa takut & khawatir…??
Demikian pertanyaan seorang sahabat tadi.

Jawab saya,
Khawatir, takut, dll adalah alarm alamiah dari mesin mental kita. Dan itu wajar terjadi pd semua orang. Bahkan terhadap seorang pemberani & waliyullah sekalipun… Karena ujian kehidupan dari Allah swt pasti datang kepada siapapun saja. Yang mana setiap ujian kehidupan pasti mempunyai perbawa yg mampu menggetarkan hati orang yg menghadapinya. Bahkan sering terjadi turunnya anugerah, Rahmat, Bahkan Ilmu dari Allah swt di dahului oleh serangkaian ujian yang sangat menggetarkan hati..

Adanya sifat Khawatir & Takut yg merupakan mekanisme ALAMIAH alarm mental kita, adalah sebuah berkah untuk umat manusia, sehingga manusia bisa menyiapkan diri dan mempersiapkan diri menghadapi situasi dan kondisi yg memicu Bunyi alarm tsb Untuk segera bisa di antisipasi.

Para pemberani & wali ini dpt mensikapi rasa takut & khawatir tsb dalam proporsi yg benar.. Karena mereka telah dibekali oleh Allah swt dengan 3 hal, yaitu : IMAN, ILMU, & TAKWA.

►Dengan IMAN, maka mereka memandang setiap ujian yg datang adalah sebuah bentuk kasih sayang & rahmat dari Allah swt. Dan mengembalikan segala urusan kepadaNya semata.

►Dengan Ilmu, maka mereka melakukan langkah-langkah yg taktis, strategis, & praktis yg diperlukan guna menanggulangi permasalahan yg datang tersebut. Dengan berlandaskan tuntunan, bimbingan, & kekuatan dari Allah swt..

►Dengan TAKWA, maka mereka konsisten & teguh di atas dua prinsip diatas (IMAN & ILMU).

Maka sebagai hasil ahirnya disebutkan bhw wali itu tdk takut & khawatir, krn mereka telah dibekali Allah swt kekuatan & perisai Iman, Ilmu, & Takwa utk merubah ketakutan & kekhawatiran menjadi rahmat…

Allah swt berfirman :
“Ingatlah, sesungguhnya wali-wali Allah itu, tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati. (Yaitu) orang- orang yang beriman dan mereka selalu bertakwa.” (QS. Yunus : 62-63).

“tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati.” Karena telah di bekali IMAN, ILMU, & TAKWA.

DALIL YG LAIN, LIHAT KOMENT ►

Allah swt berfirman :
“Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. dan berilah kabar gembira kepada orang-orang yang bersabar”. (QS. al-Baqarah: 155)

“supaya Dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya.” (al-Mulk: 2)

Rasulullah bersabda :
“Allah menguji hambaNya dengan menimpakan musibah sebagaimana seorang menguji kemurnian emas dengan api (pembakaran). Ada yang ke luar emas murni. Itulah yang dilindungi Allah dari keragu-raguan. Ada juga yang kurang dari itu (mutunya) dan itulah yang selalu ragu. Ada yang ke luar seperti emas hitam dan itu yang memang ditimpa fitnah (musibah). “(HR. Ath-Thabrani)

“Barangsiapa dikehendaki Allah kebaikan baginya maka dia diuji (dicoba dengan suatu musibah).” (HR. Bukhari)

“Seorang hamba memiliki suatu derajat di surga. Ketika dia tidak dapat mencapainya dengan amal-amal kebaikannya maka Allah menguji dan mencobanya agar dia mencapai derajat itu.” (HR. Ath-Thabrani)

“Apabila Allah menyenangi hamba maka dia diuji agar Allah mendengar permohonannya (kerendahan dirinya).” (HR. Al-Baihaqi)

===========

Assalamu ‘Alaikum Wa Rohmatullahi Wa Barokatuh..

Sahabat, Siapa yang tidak menginginkan kehidupan yang lebih baik. Dan Kesuksesan Di bidang apapun selalu di awali dengan Impian, Imajinasi, Harapan & Cita-cita..

Oleh karena itu,
Ketika ingin berubah, Imajinasikanlah Fondasi Perubahan Yang Kokoh..
Ketika Ingin Berhasil dalam meraih impian, imajinasikanlah Target Yang SMART
S yang berarti Specific (jelas terinci),
M bermakna Measurable (Terukur),
A berarti Attainable (Dapat dicapai),
R bermakna Relevant, dan
T berarti Time-bound (tertentu waktunya).

Berimajinasilah & bermimpilah, Karena IMAJINASI adalah GRATIS…..
SALAM PERUBAHAN & SALAM SUKSES..

===========

ssalamu ‘alaikum…
Bismillahirrohmanirrohim..
Man Arofa Nafsahu Faqod Arofa Robbahu..
Utk mengenal Tuhan ataupun utk dpt terhubung dg sistem energi ilahiah, prasyarat dasar adalah kita harus membina hubungan baik dg diri sendiri..

Meditasi hening dan juga Zikrullah adalah sarana yg baik utk mengenal diri sendiri, khususnya dg alam bwh sadar kita sendiri…

Selamat hari minggu, selamat berlibur, namun jangan lupa dan jangan lengah. Tetap jaga aura anda dg tetap eling lan waspodo. Hati selalu berzikir dlm setiap keadaan..

SALAM TASBIH SEMESTA…

Kalimat Man Arofa Nafsahu di atas… Seharusnya dapat menghapus Mindset yg mengandalkan kekuatan batiniah di luar diri termasuk diantaranya adalah ilmu khodam dan prewangan… Karena itu bukan jalan yg tepat utk menuju Tuhan..

===========

Assalamu ‘alaikum..
Sahabat, islam tdk hanya menganjurkan umatnya utk berusaha di bidang apapun dg cara & tekhnik yg efektif tetapi juga haruslah cara tsb diridloi oleh Allah swt.

Cth. Dalam hal makanan, selain hrs bergizi. Makanan yg kita makan haruslah halal.

Demikian juga tekhnik-tekhnik NAQS DNA. Selain efektif juga anti kesyirikan. Itulah kenapa saya perlu memadukan tekhnik metafisika dg tekhnik psikologi & mind power. Krn fakta membuktikan bhw byk tekhnik metafisika yg ternyata tdk bersih dari unsur jin & khodam..

NAQS DNA itu mudah dan memudahkan hidup kita. Dan NAQS DNA itu HALAL..

SALAM PERUBAHAN & SALAM SUKSES..

===============

Assalamu ‘alaikum…

Sahabat, penyakit buta warna tdk hanya bs menimpa mata fisik kita. Namun juga bs menimpa mata batin kita. Bila kita dg sadar memasang filter warna yg terlalu kuat di otak & hati kita.

Cth. Kalimat “PERBEDAAN ADALAH RAHMAT” di dalam pandangan orang normal akan dimaknai secara positif dan biasanya diterjemahkan bhw “Keanekaragaman di dunia ini adalah merupakan sebuah rahmat dari Tuhan. Sehingga di antara manusia terjalin hubungan yg harmonis & saling melengkapi.”

Namun kalimat tsb. dlm pandangan manusia yg buta warna. Yg memandang dunia ini dg warna hitam & putih saja. Maka kalimat tsb biasanya diterjemahkan secara negatif. Yaitu bhw “Bila Perbedaan adalah Rahmat, maka persamaan adalah musibah.” Dan tentu saja kalimat ini akan ditolak. Dan dikoreksi menjadi : “Perbedaan adalah musibah, dan persamaan adalah rahmat.” krn diartikan demikian. Maka golongan manusia buta warna akan menolak mati-matian segala bentuk perbedaan. Krn itu di anggap sbagai musibah.. Dan mereka akan berjuang mati-matian utk menciptakan persama’an dan keseragaman di dunia…

Sahabat, cerita di atas adalah realita yg ada di sekitar kita. Bagaimana menurut pendapat anda..? Sehatkah mata batin anda.?

SALAM CAHAYA..

==========

EDI SUGIANTO & KRISHNAMURTI
Mindset Motivator

Program coaching atau pembimbingan adalah suatu pendekatan pembelajaran yang bertujuan memberdayakan coachee (pihak yang dibimbing) dimana coachee digali terus menerus potensi kualitas pribadinya agar mampu membuat dirinya mengenal potensinya dan mengarahkan dirinya sesuai dengan apa yang ia inginkan.

Kemampuan Coaching yang kami lakukan juga telah di sertifikasi oleh Bpk. Krishnamurti yang merupakan seorang PROFESIONAL COACH yang berkaliber Nasional dan termasuk dalam jajaran TOP MOTIVATOR di Indonesia saat ini.

Krishnamurti, Mindset Motivator :

  1. Pendiri Pabrik Semangat bernama BIDADARI WORDS
  2. Terpilih sebagai 20 Top Motivator Indonesia th. 2003 versi Majalah Warta Bisnis
  3. Terpilih sebagai Motivator atlet PASI Jatim untuk PON 2004 di Palembang
  4. Terpilih sebagai 3 Motivator Sukses th. 2007 versi Majalah Intisari
  5. Sebagai The Most Favourite Speaker “Indonesia Hypnosis Summit 2011″, Jakarta
  6. Terpilih sebagai Top 5 Motivator Terbaik Indonesia versi RCTI, edisi September 2011.

Di NAQS DNA, anda akan dibimbing dan dilayani seumur hidup anda. Karena kami tidak hanya mengembangkan sebuah program pelatihan biasa. Namun Kami menawarkan sebuah SISTEM SUKSES untuk anda. Sebuah program hanya bersifat temporer dan terbatas, sedangkan sebuah SISTEM adalah merupakan rangkaian holistik dari semua program yang ada, yang berjalan secara sistematis & berkesinambungan.

PASTIKAN INVESTASI & KUALITAS HIDUP ANDA
KEMBALI LEBIH BANYAK & BERKAH
SETELAH MEMPRAKTEKKAN
PRINSIP-PRINSIP
YANG DIPELAJARI DALAM
MATERI PELATIHAN MASTER PENGHUSADA (M.Ph.) NAQS DNA

Dalam Bentuk
LEBIH SEHAT,
LEBIH SUKSES,
LEBIH BAHAGIA,
&
MENJADI PRIBADI MULIA

KUANTUM HUSADA NAQS DNA.
– For Your Ultimate Total Solution –
For Healing, Success, Happiness, & Greatness

PASTIKAN KESEHATAN, KESUKSESAN, KEBAHAGIAAN dan HIDUP MULIA
ADA DI TANGAN ANDA ….
BERTINDAKLAH…
SEGERA BERGABUNG BERSAMA KAMI
SEKARANG JUGA.

===============

Assalamu ‘Alaikum Wa Rohmatullahi Wa Barokatuh..

Sahabat, SUKES terdiri dari 3 PILAR UTAMA. Yaitu : Skill, Knowledge, & Attitude.

Apa perbedaan antara hambatan dan kesempatan…?
Perbedaannya terletak pada sikap (Attitude) kita dalam memandangnya. Selalu ada kesulitan dalam setiap kesempatan dan selalu ada kesempatan dalam setiap kesulitan. (J. Sidlow Baxter)

Sahabat, ANDA akan SUKSES dengan NAQS DNA, bila anda telah menyerap dengan baik landasan dasar teorinya (Knowledge), menguasai tekhnik-tekhniknya serta rajin mempraktekkannya (Skill). Dan anda mempunyai sikap kepribadian (Attitude) sebagai seorang NAQS DNA sejati…

Ratusan artikel di website serta status di fesbuk yg saya posting, itu semua adalah untuk membentuk Mindset anda. Yang merupakan landasan dasar bagi anda untuk meraih kesuksesan yang anda INGINkan…

Cth.
NAQS DNA anti dengan jin ataupun hodam. ini tidak berarti kami mengajak anda untuk membenci mereka, namun kami mengajak anda untuk lebih memfokuskan diri pada POTENSI yg ada di dalam diri anda sendiri. Serta hanya mengandalkan Tuhan sebagai satunya-satunya tempat kita menggantungkan harapan.

NAQS DNA tidak menganjurkan anda untuk berkolaborasi dengan jin/khodam. Namun NAQS DNA menganjurkan anda untuk bersinergi dan selaras dengan Tuhan. Kita tidak meminta bantuan kepada jin/khodam, tetapi meminta bantuan kepada Tuhan. Sedangkan Tuhan mengerahkan pasukan dalam bentuk apa untuk membantu kita, baik berupa jin ataupun malaikat ataupun yg lainnya. Maka itu sudah bukan urusan kita. Itu urusannya Tuhan. Kita fokus aja pada Tuhan. Right..?? Itulah salah satucontoh Prinsip dasar NAQS DNA yg harus tertanam ke dalam jiwa kita dan menjadi Sikap & kepribadian kita.

SALAM PERUBAHAN & SALAM SUKSES…

===============

“There Is No Failure, Only Feedback“
“Tidak ada kegagalan, yang ada hanya umpan balik“.

Kegagalan memberitahu kita bahwa ada strategi yang keliru atau strategi tidak tepat yg dijalankan.

Sikap seseorang dalam menyikapi kegagalan berpengaruh pula pada hasil yang akan diraih usai kegagalan tersebut. Apabila setelah mengalami kegagalan berhenti berusaha, akan menjadi gagal selamanya. Namun bila kegagalan yang dialami dijadikan sebagai pembelajaran terbaik, pasti berbeda hasilnya.

Orang sukses juga pernah kecewa, tetapi orang sukses mampu menggunakan kekecewaan sebagai pondasi yang lebih kuat lagi untuk berkembang dan menjadi sukses dengan jauh lebih baik lagi.

SALAM SUKSES…

==============

Mengembangkan diri adalah pilihan yang jauh lebih bijak,
dibandingkan menyalahkan keadaan yang terjadi.
(Krishnamurti Words)

Koreksi diri akan membuat diri ini sadar.
Bahwa hidup ini harus terus belajar.
(Bidadari Words)

=========
DI GROUP NAQS DNA FESBUK :
==========================
Assalamu ‘Alaikum Wa Rohmatullahi Wa Barokatuh..

Ada sahabat yg bertanya, berapa lamakah sebaiknya kita dalam bermeditasi…??

Sahabat, ada dua jenis meditasi di NAQS DNA :
Yaitu Meditasi Kesadaran & Meditasi Kultivasi…

Meditasi Kultivasi adalah meditasi yang ditujukan untuk meningkatkan keselarasan hubungan dengan Tuhan. Menyelaraskan frekwensi kesadaran kita dengan frekwensi Ilahiah. Sehingga dengan demikian kualitas sifat Ilahiah yg Luhur & Mulia akan dapat mengimbas ke dalam diri kita. Untuk meditasi jenis ini. Ikuti sesuai aturan yang saya berikan….

Sedangkan untuk meditasi kesadaran (Meditasi Hening, dll) sesungguhnya lamanya meditasi yg dianjurkan di awal-awal anda mempraktekkan tekhnik ini. Itu adalah sekedar sebagai panduan awal anda dalam berpraktek. Dan bila anda sudah mulai terbiasa dengan meditasi, maka hubungan antara Pikiran sadar anda dan alam bawah sadar akan sudah terjalin dengan baik. Sehingga anda tidak perlu lagi memikirkan berapa lama anda harus bermeditasi. karena alam bawah sadar anda akan memberikan sinyal ketika dirasakan meditasi yg anda lakukan sudah cukup. Dan anda akan secara otomatis mengakhiri sesi latihan meditasi anda. Dan bangun dalam keadaan yang Fresh & segar…

Selamat berlatih…
===========

Assalamu ‘alaikum…

Sahabat NAQS, inti dari meditasi hening sebagaimana yg pernah sahabat lakukan di saat attunement adalah utk merileksasikan fikiran, emosi, dan tubuh. Sehingga energi kesadaran kita dpt memasuki gelombang metafisik yaitu di gelombang otak Alfa dan Theta. Yg berfungsi utk lebih mengenal alam bwh sadar kita… Sehingga potensi diri yg msh terkubur di gudang senjata alam bwh sadar kita dpt di eksplorasi dan dimunculkan ke alam sadar…

Ini adalah tekhnik dasar dari NAQS utk pemberdayaan diri. Langkah selanjutnya adalah menyelaraskan frekwensi kesadaran kita dg frekwensi Ilahiah. Utk pemberdayaan keruhanian kita. Dan tekhnik akan dikupas lebih dalam kelas Kuantum Makrifat..

Giatlah berlatih, walau kau belum tahu apa hakekat & manfaat latihan itu bagimu. Krn yg terpenting di NAQS bukanlah kepiawaian kita dlm berbicara. Namun yg terpenting adalah sejauhmana nilai manfaat diri kita dpt di optimalkan. Dan itu hanya dpt diraih dg rajin berlatih dan rajin berpraktek…

Salam perubahan & salam sukses..
===============

Assalamu’alaikum Wa Rohmatullahi Wa Barokatuh….

Sahabat, Semangat adalah keKAYAan mental kita..
Ketika Harta anda hilang, namun semangat anda tetap solid dan utuh. Maka Harta yg hilang itu akan kembali pada anda…
Namun ketika semangat anda hilang, walaupun harta anda berlimpah. Maka harta anda akan juga ikut menghilang.

Semangat adalah perbendaharaan JIWA kita yg harus dijaga keLESTARIannya…

salam NAQS DNA…
BANGKITKAN SEMANGAT….
dan raih keSUKSESan anda
===========

Assalamu ‘Alaikum Wa Rohmatullahi Wa Barokatuh..

KAYA DULU, ATAU INFAK DULU..??
Otak kiri: cukup dulu, baru sedekah, baru menikah, baru berumrah…
Otak kanan: cukup atau tidak, tetap action. Ntar jadinya malah cukup.

Orang kiri: mapan dulu, baru nikah..
Orang kanan: nikah dulu, ntar mapan.
Si kiri: kaya dulu, baru umrah..
Si kanan: umrah dulu, ntar kaya jadinya

Makanya kalau dominan otak kanan, semua jadi mudah dan cepat. Mau bisnis, merantau, sedekah, nikah, umrah dll 🙂 Bagi otak kanan, semua dibawa mudah. Bagi otak kiri, apa-apa dibawa ribet… Makanya lamaaaaa 🙂 Asyiknya, kalau action, kt pasti mikir. Tp kalau mikir terus, nggak bakal action 🙂

Kanan atau kiri, bukan cuma soal motorik (tangan, jari dll). Tp lebih pada pola pikir. Nah, krn pendidikan dan lingkungan kt kiri banget, maka kebanyakan kt kiri. Makanya, mau apa-apa banyak alasannya 🙂 Orang kiri, pinter cari alasan. Sampai2 kt pegal denger alasannya. Giliran action? Lamaaaaa. Baik dlm bisnis, sedekah, merantau, penyembuhan dll

Itulah sebabnya orang kiri terbatas pencapaiannya: kebanyakan alasan. Kalau disuruh bisnis, sedekah, dll, alasannya: kalau-kalau, jangan-jangan, tapi-tapi 🙂

Kita cenderung menghitung-hitung, menimbang-nimbang jika kita mau sedekah, kan? Jujur, saya juga gitu. Padahal, sudah menjadi hukum alam jika kita memberi maka kita akan menerima. Sedekah yang kita keluarkan sudah pasti diganjar oleh Allah. Itu sudah pasti. Banyak ayat dan hadis yang membahas ini.

Di Barat sana, mereka yang tidak pernah baca Quran, bahkan meyakini bahwa sedekah adalah rencana keuangan yang paling baik. Mereka yang notabene nonmuslim malah jor-joran banget sedekahnya.

Beda dengan otak kiri yang matematis, otak kanan itu kreatif dan imajinatif. Ketika kita akan sedekah, yang perlu dilakukan adalah ‘action”. Just do it. Memang ini sulit, ya? Apalagi kita dalam kondisi sulit dan banyak hutang. Tapi, bukankah Nabi sendiri pernah bersabda, “Belilah semua kesulitanmu dengan sedekah!”

Sedekah otak kiri adalah sedikit, tidak melibatkan banyak orang, tidak kreatif dan tidak pakai imajinasi dan perasaan. Makanya, mereka yang dominan otak kirinya ide bersedekah besar, lebih banyak dan lebih besar dari pendapatan itu sulit diterima. Sementara otak kanan tidak begitu. Mungkin mereka yang cenderung otak kanan dalam kondisi sulit dan mereka bersedekah sedikit. Tapi mereka mengajak orang lain untuk melakukan hal serupa. Pahala orang yang bersedekah yang kita ajak dihitung sebagai pahala kita juga tanpa mengurangi pahala orang tersebut. Ini hanya contoh yang sederhana.

Aksi kreatif lainnya adalah, mengajak orang lain, membentuk komunitas, menggalang dana lebih besar lagi sehingga dapat disedekahkan kepada orang yang membutuhkan. Tentu saja dengan kolektif dan tidak sendirian sedekah bisa menjadi besar dan sangat besar. Begitu pula manfaatnya bisa dirasakan oleh banyak orang dan pahala kita semakin besar pula karena banyak orang yang kita ajak.

DAN YANG PASTI, DIMANA-MANA ITU INFAK DULU BARU ADA PAHALA & BUAHNYA….. RIGHT…..??
=============

Assalamu ‘Alaikum Wa Rohmatullahi Wa Barokatuh..

Sahabat NAQS DNA, Kenapa para Ulama’ sepakat menyatakan bahwa Ilmu adalah Cahaya…??

Ya, sebagai cahaya maka ilmu mempunyai sifati menerangkan, menjelaskan, dan mencerahkan segala bentuk kegelapan.

Oleh karena itu sahabat, betapa banyak disekitar kita. Bahkan di fesbuk ini kita jumpai manusia yang mempunyai ilmu yang luas serta tingkat kecerdasan yang tinggi. Namun ilmu & kecerdasannya tersebut hanyalah sebuat aset yang mati dan tidak bercahaya. Sehingga tidak dapat memberikan pencerahan kepada orang lain dan dirinya sendiri. Hal itu disebabkan Cahaya Ilmunya tertutup oleh kegelapan Hawa Nafsunya. Entah itu oleh Rasa iri, dengki, hasud, sombong, dll.

Oleh karena itu sahabat, marilah senantiasa bermuhasabah dan mengevaluasi diri untuk peningkatan kualitas diri kita. Sehingga ilmu yg kita miliki walau hanya secuil namun dapat memberikan penerangan & pencerahan pada hati dan kehidupan kita…

Dalam meditasi Kultivasi ada tuntunan kalimat yg berbunyi :”PEJAMKAN MATA, TEKUK LIDAH, DAN PUSATKAN PANDANGAN BATINMU KEPADA HATI SANUBARIMU.”
Makna filosofisnya : Tahan pandangan matamu dari memandang segala urusan yang ada di luar dirimu, Tahan lidahmu dari membicarakan segala keburukan orang lain dan dari membicarakan segala urusan duniawi, dan hidupkan lidah hatimu hanya untuk berzikir mengagungkan Asma Allah, serta perhatikan kondisi hatimu sendiri.

Sahabat, Insya Allah dengan mendawamkan Meditasi Kultivasi (Zikir Khofy/Zikir Qolbi/Zikir ASirri). Maka getaran Hati kita akan senantiasa selaras dengan Getaran Cahaya Ilahi…. Sehingga Cahaya Allah akan senantiasa menerangi & menuntun kita berada di jalan yang lurus, yaitu jalan orang-orang yg telah meraih kesuksesan di dunia & akhirat. Amin….

SALAM CAHAYA…

==============





EVOLUSI HOLISTIK (EVOLUSI KAFFAH)

13 11 2011

Assalamu ‘Alaikum Wa Rohmatullahi Wa Barokatuh..

KUMPULAN STATUS FACEBOOK MINGGU INI :
======
EVOLUSI HOLISTIK (EVOLUSI KAFFAH)

“Wahai orang-orang yang beriman, masuklah kamu semuanya kedalam Islam secara kaffah, dan janganlah kamu turut langkah-langkah syaithan. Sesungguhnya dia itu musuh yang nyata bagimu.” (Qs. al-Baqarah 2:208)

Sahabat, sebuah evolusi spiritual menurut Islam tidaklah hanya sekedar peningkatan kesadaran Ruhaniah atau batiniah semata. Evolusi spiritual menurut Islam adalah sebuah Evolusi yang holistik. Yang meliputi evolusi alam jasmani & alam ruhani. Serta seluruh aspek yang berada di alam tersebut akan mengalami evolusi menuju penyempurnaan kualitasnya, seperti kebahagiaan & ketentraman batin, serta kehidupan finansial yang serba berkecukupan, kesehatan yang prima, dll……

Syariat, Tarekat, Hakekat, & Makrifat menjadi satu kesatuan yang tidak terpisahan di dalam wadah yang disebut Islam yang Kaffah.

Rasulullah SAW bersabda :
“Barangsiapa yang niatnya adalah untuk menggapai akhirat, maka Allah akan memberikan kecukupan dalam hatinya, Dia akan menyatukan keinginannya yang tercerai berai, dunia pun akan dia peroleh dan tunduk hina padanya. Barangsiapa yang niatnya adalah untuk menggapai dunia, maka Allah akan menjadikan dia tidak pernah merasa cukup, akan mencerai beraikan keinginannya, dunia pun tidak dia peroleh kecuali yang telah ditetapkan baginya.” (HR. Tirmidzi no. 2465. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih. Lihat penjelasan hadits ini di Tuhfatul Ahwadzi, 7/139)

Dia akan menyatukan keinginannya yang tercerai berai. ► Maknanya : Ini adalah suatu kenyataan bahwa bila terkait dengan keinginan, manusia itu suka berlebihan dan banyak maunya atau suka banyak yang menjadi keinginannya. Sehingga alih-alih dapat meraih semuanya, malah yg sering terjadi adalah tidak ada satupun dari keinginan & cita-cita tersebut yg tercapai dengan sempurna.

Oleh karena itulah Allah swt memberikan pertolongan dengan menurunkan kekuatan pada manusia tersebut agar bisa menjadi FOKUS dan mempunyai kemampuan untuk me”MANAJEMEN”-i berbagai keinginan manusia tersebut agar menjadi sebuah kerangka yang utuh dalam menempuh kesuksesan hidup di dunia & akhirat bagi manusia tersebut…..

SALAM EVOLUSI HOLISTIK (EVOLUSI KAFFAH)
====
Assalamu ‘alaikum…
Sahabat, mengapa kita perlu berdoa.? Bukankah Tuhan itu Maha Mendengar & Maha Mengetahui. Dia tahu suara & jeritan hati kita, bahkan sebelum kita menjeritpun Dia telah tahu. Dan Tuhanpun Maha Pengasih & Penyayang, yang sebelum kita meminta sesuatu telah dg memberi lebih dulu kebutuhan kita. Lalu kenapa kita harus secara sadar & sengaja meminta sesuatu pd Tuhan.?

Hmm.. Nampaknya memang bukan Tuhan yg bth doa kita. Akan tetapi kita sendiri yg perlu menegaskan diri utk memutuskan mengenai apa yg kita butuhkan dan harapkan melalui doa kita… Ya, Tuhan telah memberi kita kebebasan & kemerdekaan untuk memilih.. Maka Tuhanpun memberi kita kesempatan utk meminta sesuatu sesuai pilihan kita…

Ya Allah sungguh Engkau adalah Maha Bijaksana. Tuntunlah & bimbinglah aku dlm menentukan setiap langkah kaki yg aku tempuh… Terima Kasih Ya Allah…
=============
Assalamu ‘Alaikum Wa Rohmatullahi Wa Barokatuh..

Sahabat, siswa NAQS DNA dimanapun berada.
Apa kaitan antara Kuantum Husada dengan Kuantum Makrifat…???

Di dalam tradisi reiki dikenal istilah channeling yaitu sebuah tehnik untuk menghubungkan seorang praktisi dengan sumber energi reiki, yang dalam hal ini tradisi reiki dari Jepang & Tibet menghubungkan diri dengan sumber energi yang katanya energinya bersumber dari Alam semesta.

Kenapa harus melakukan Channeling…??
Karena sumber energi yang digunakan tidak berasal dari Inner Power (Tenaga Dalam) praktisi yang bersangkutan. Praktisi hanya bersifat sebagai pipa saluran energi, Yang menghubungkan Energi dari sumbernya untuk di salurkan ke orang lain atau untuk memperbaiki sistem energi di dalam dirinya sendiri. Untuk memudahkan anda memahami ini, maka mekanisme ini dapat di analogikan dengan energi listrik yang dapat menyalakan lampu. Rangkaian tertutup listrik tsb. terdiri dari : SUMBER ENERGI (BATERY ATAU GENERATOR LISTRIK), KABEL, & LAMPU. Dan dalam hal ini, diri praktisi reiki hanyalah merupakan rangkaian kabel dari energi reiki.

NAQS DNA, dalam sistem & aplikasinya sangat mirip dengan reiki. Tetapi berbeda dalam esensinya. Bila Reiki mengakses energi Alam semesta. Maka NAQS DNA mengakses Energi Ilahiah yang bersumber dari Allah swt secara langsung.

Nah, di sinilah peranan penting pelajaran Kuantum Makrifat menjadi sangat diperlukan bagi seorang praktisi Kuantum Husada yang ingin meningkatkan kualitas dirinya. Karena esensi Kuantum Makrifat adalah berisi pelajaran untuk meningkatkan kualitas hubungan antara diri praktisi dengan sumber energi yaitu Allah swt. Sehingga diri praktisi betul-betul menjadi Magnet Ilahi yang dapat menyerap energi Ilahi dengan baik dan sempurna.

Allah swt berfirman :
“Hai orang-orang yang beriman bertaqwalah kepada Allah dan carilah jalan yang mendekatkan diri kepada-Nya (WASILAH), dan berjihadlah pada jalan-Nya, supaya kamu mendapat keberuntungan” (QS Al-Maa-idah: 35)

“Berpeganglah kamu semua dengan tali Allah, dan janganlah kamu bercerai berai”QS. Ali Imran: 103

Jadi tujuan Utama Kuantum Makrifat adalah untuk meningkatkan kualitas Hubungan antara manusia dengan Allah swt agar menjadi sangat dekat sedekat-dekatnya.. Dan bukan untuk tujuan yan lain-lain….

Peran Guru.. :
Dalam distribusi listrik di kenal adanya Gardu Trafo yg berfungsi membagi Daya Listrik dari sebuah Stasiun Pembangkit Listrik ke suatu wilayah tertentu..

Atau
Stasiun Relay dalam mekanisme transmisi sinyal telfon selular (HP), Radio, & Televisi. Yg berfungsi mentransmisikan sinyal dari Sumber Sinyal ke suatu daerah tertentu.

Itulah analogi peran seorang Guru & Mursyid dalm Tarekat.

SISTEM JARINGAN ENERGI CAHAYA ILAHI :

  • SUMBER ENERGI : ALLAH SWT ► NUR ALLAH
  • RANTAI EMAS PERTAMA : NABI MUHAMMAD SAW ► NUR MUHAMMAD
  • RANTAI EMAS KEDUA DAN SETERUSNYA : PARA SAHABAT NABI DAN PARA ULAMA WAROTSATUL ANBIYA’
  • CHANNEL YG ADA DI DALAM DIRI MANUSIA : QOLBU & KESADARAN RUH ILAHI

“Ruh-ruh itu adalah tentara-tentara yang selalu siap siaga, yang telah saling mengenal maka ia (bertemu dan) menyatu, sedang yang tidak maka akan saling berselisih (dan saling mengingkari)”. (HR. Muslim)

“(Dialah) yang mempersatukan hati mereka (orang-orang beriman). Walaupun kamu membelanjakan semua (kekayaan) yang ada di bumi, niscaya kamu tidak dapat mempersatukan hati mereka, tetapi Allah telah mempersatukan hati mereka. Sesungguhnya Dia Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana”.(QS. 8:63)

“Sesungguhnya Allah dan Malaikat-Malaikatnya bersholawat atas Nabi; hai orang-orang yang beriman, bersholawatlah untuk Nabi dan ucapkan s a l a m dengan penghormatan kepadanya”.(QS Al-Ahzab 33:56)

“ Setiap do’a terhijab (tertutup) sampai membaca sholawat pada Muhammad dan keluarganya”. ( Ibnu Hajr Al-Shawaiq 88 )

“Barangsiapa yang melakukan sholat dan tidak membaca shalawat padaku dan keluarga (Rasulallah saw.), sholat tersebut tidak diterima (batal)”. (Sunan Al- Daruqutni 136)

“Ulama adalah pewaris para nabi.” (HR At-Tirmidzi dari Abu Ad-Darda radhiallahu ‘anhu)

“Maka apabila telah Kusempurnakan kejadiannya dan Kutiupkan kepadanya ruh-Ku; maka hendaklah kamu tersungkur dengan sujud kepadanya.”. (Q.S. 38:72)

Dari Abu Hurairah radhiyallahu anhu berkata Rasulullah shalallahu alaihi wasallam bersabda (yang artinya) “Sesungguhnya Allah tidak melihat kepada jasad-jasad kalian dan tidak juga kepada rupa-rupa kalian akan tetapi Allah melihat kepada hati-hati kalian (dan amalan-amalan kalian)” (Hadits Riwayat Muslim).

Rasulullah shallallahu alaihi wasallam telah menjelaskan yang demikian dengan seindah-indahnya penjelasan dalam hadits Nu’man bin Basyir (yang artinya)….

“ Ingatlah bahwa sesungguhnya dalam jasad itu ada segumpal daging apabila baik gumpalan tersebut maka baiklah jasad tersebut dan sebalikya apabila rusak maka rusaklah jasad tersebut ingatlah bahwa itu adalah QOLBU ”

ILAHI ANTA MAQSUDI WA RIDLOKA MATHLUBI
Wassalamu ‘Alaikum Wa Rohmatullahi Wa Barokatuh..
===========
Assalamu ‘alaikum wa rohmatullahi wa barokatuh…

Sahabat, barusan saja ada siswa yang konsultasi. Siswa saya ini sudah luar biasa hebatnya lho…. Ahli meraga sukma, biasa terbang melanglang buana ke berbagai belahan dunia. Serta biasa terbang ke langit ke tujuh. bisa melihat Jin & khodam, dll.

Namun, selama 8 tahun terakhir ini bisnisnya hancur lebur. Dulunya dia biasa mengendalikan bisnis senilai milyaran rupiah. Saat ini, jangankan duit milyaran. Mencari uang sepuluh ribu aja sulitnya setengah mati….

Nah, dalam sesi konsultasi hari ini terkuaklah biang penyebab kehancuran bisnisnya. Yaitu selama ini dia membiarkan Kekuatan Alam Bawah Sadarnya menjadi pemimpin dirinya dan mengendalikan kesadarannya.

Akibatnya, kenyataan hidup atau realita kehidupan yang dia jalani. Selalu tidak sesuai dengan kehendak dirinya. Bahkan sering terjadi, proyek senilai milyaran rupiah yang tinggal 5% sudah GOL. Menjadi gagal total. Ada saja permasalahan yang muncul…

Itulah, efek negatif bila Kita tidak bisa memanajemeni kekuatan kita sendiri. Maka kekuatan kita akan menghancurkan diri kita sendiri…. So, be carefull….

orang yg punya ketrampilan meraga sukma. hakikatnya mempunyai kepribadian yang terpecah. nah masing-masing kepribadian ini punya kehendak sendiri dan doa sendiri-sendiri. maka bila tidak di kontrol oleh Kesadaran Utama. Bukanlah salah Allah yg mengabulkan Doa, tetapi salah diri sendiri yang membiarkan setiap bagian diri berdoa sendiri-sendiri…….

Tujuan utama kita adalah Allah swt sebagai Tujuan Akhirat kita. Sedangkan dunia hanyalah alat untuk mencapai tujuan. Ketika sebuah tujuan adalah bersifat WAJIB, maka alat untuk mencapai tujuan juga bersifat Wajib…

Bukankah sholatpun harus menutup aurat, yang mana penutup aurat itu juga harus dibeli dengan uang.

Jadi, dalam hal ini kita harus pandai-pandai dalam memanajemeni Hati & fikiran….
===========
BISMILLAHIRROHMANIRROHIM…
Allah swt berfirman :
“Sesungguhnya perumpamaan kehidupan duniawi itu, adalah seperti air (hujan) yang Kami turunkan dan langit, lalu tumbuhlah dengan suburnya karena air itu tanam-tanaman bumi, di antaranya ada yang dimakan manusia dan binatang ternak. Hingga apabila bumi itu telah sempurna keindahannya, dan memakai (pula) perhiasannya, dan pemilik-pemliknya mengira bahwa mereka pasti menguasainya, tiba-tiba datanglah kepadanya azab Kami di waktu malam atau siang, lalu Kami jadikan (tanam-tanamannya) laksana tanam-tanaman yang sudah disabit, seakan-akan belum pernah tumbuh kemarin. Demikianlah Kami menjelaskan tanda-tanda kekuasaan (Kami) kepada orang-orang berFIKIR.”
( QS. Yunus 10:24 )

“Itulah orang-orang yang membeli kehidupan dunia dengan (kehidupan) akhirat, maka tidak akan diringankan siksa mereka dan mereka tidak akan ditolong.”
( QS. Al Baqarah 2:86 )

Rasulullah SAW bersabda :
“Barangsiapa yang niatnya adalah untuk menggapai akhirat, maka Allah akan memberikan kecukupan dalam hatinya, Dia akan menyatukan keinginannya yang tercerai berai, dunia pun akan dia peroleh dan tunduk hina padanya. Barangsiapa yang niatnya adalah untuk menggapai dunia, maka Allah akan menjadikan dia tidak pernah merasa cukup, akan mencerai beraikan keinginannya, dunia pun tidak dia peroleh kecuali yang telah ditetapkan baginya.” (HR. Tirmidzi no. 2465. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih. Lihat penjelasan hadits ini di Tuhfatul Ahwadzi, 7/139)
==========
Assalamu ‘alaikum wa rohmatullahi wa barokatuh…

Sahabat, Hidup adalah pilihan. Kehidupan ibarat sebuah pohon takdir yang ditumbuhi puluhan bahkan ratusan cabang dan ranting. Menentukan pilihan hidup memang bukan perkara mudah, apalagi jika resiko didalamnya diperkirakan sama-sama memiliki imbas yang cukup besar yang tidak hanya pada diri sendiri tapi juga pada orang disekitarnya.

Selalu saja ada pilihan dalam hidup. Selalu saja ada skenario-skenario yang harus kita lakoni. Beratnya pilihan dan belum jelasnya masa depan, kerapkali kita berada dalam kepesimisan dan kebimbangan. Dan hanya dengan berbekal Ilmu & Iman, maka segala kerisauan, kecemasan, ketakutan, serta kebimbangan dapat dikikis dengan tuntas.

Nasehat Rasulullah SAW :
“Barangsiapa hatinya terbuka untuk berdo’a, maka pintu-pintu rahmat akan dibukakan untuknya. Tidak ada permohonan yang lebih disenangi oleh Allah daripada permohonan orang yang meminta keselamatan. Sesungguhnya do’a bermanfa’at bagi sesuatu yang sedang terjadi dan yang belum terjadi. Dan tidak ada yang bisa menolak taqdir kecuali do’a, maka berpeganglah wahai hamba Allah pada do’a”. (HR Turmudzi dan Hakim)
==========
Assalamu ‘Alaikum Wa Rohmatullahi Wa Barokatuh..

JURUS PERUBAHAN :
Telah datang janji kebenaran dari Sang Rab, Allah Ta’ala, bahwa Dia akan melapangkan yang sempit, memudahkan yang sulit, menghadirkan yang tak ada, menambahkan yang kurang serta memperbanyak yang sedikit dengan cara ► SEDEKAH…◄

Sedekah adalah Medan Energi Rajah Kala cakra yang sejati, yang dapat merubah segala energi Negatif menjadi positif.

MANTRA RAJAH KALA CAKRA :

  • Yamaraja… Jaramaya : siapa yang menyerang, berbalik menjadi belas kasihan
  • Yamarani…Niramaya : siapa yang datang dengan niat buruk, akan malah menjauhinya
  • Yasilapa…Palasiya : siapa yang membuat lapar, berbalik memberikan makan
  • Yamiroda…Daromiya : siapa memaksa, berbalik memberikan keleluasan dan kebebasan
  • Yamidosa…Sadomiya : siapa yang berbuat dosa, berbalik berbuat jasa
  • Yadayuda…Dayudaya : siapa yang memerangi, berbalik menjadi damai
  • Yasiyaca,,,Cayasiya : siapa yang membuat celaka, berbalik membuat sehat dan sejahtera
  • Yasihama..,Mahasiya : siapa yang membuat merusak, berbalik membangun dan sayang

Sedekah adalah suatu cara yang membuat kita sadar akan kebesaran, kemurahan, kasih sayang dan keberadaan Sang Rabb yang kadang kita merasa Dia jauh padahal sedekat urat leher.

Di dunia ini masih banyak manusia yang lupa bersyukur padahal mereka telah mendapatkan banyak rizki dan anugerah dari Allah ‘azza wa jalla. Maka ketahuilah, salah satu cara bersyukur yang tepat dan nyata implementasinya adalah dengan bersedekah.

Rasululloh -shalallu ‘alaihi wassallam- pun telah bersabda:
“Harta itu tidak akan kurang dengan disedekahkan.” (HR. Imam Muslim)

Sedekah tidak harus dengan harta, Rasulullah SAW bersabda, “Senyum kalian bagi saudaranya adalah sedekah, beramar makruf dan nahi mungkar yang kalian lakukan untuk saudaranya juga sedekah, dan kalian menunjukkan jalan bagi seseorang yang tersesat juga sedekah.” (HR Tirmizi dan Abu Dzar).

Salam Hari Raya Qurban, Salam Perubahan, Salam Sukses…
===========
Assalamu ‘Alaikum Wa Rohmatullahi Wa Barokatuh..

Sahabat, aliran uang yang masuk dan keluar dalam kehidupan kita bila dicermati ternyata merupakan sebuah misteri Ilahi.

Adakalanya, kebutuhan kita begitu besarnya. Sedangkan penghasilan rutin kita begitu kecilnya. Akan tetapi anehnya semua itu dapat teratasi dengan baik tanpa masalah, ada aja jalan keluarnya.

Dan dalam rumus perputaran uang ada sebuah rumus yang aneh. yaitu Ketika seseorang enggan mengeluarkan uang & hartanya untuk sesuatu amal ibadah yg bermanfaat bagi dirinya. suatu saat uangnya tetap akan keluar juga, tetapi untuk sesuatu yg mubazir dan tidak bermanfaat. Sehingga luputlah hartanya menjadi point positif bagi dirinya untuk digunakan di jalan kebaikan….

Salam Hari Raya Qurban…..
===========
Assalamu ‘Alaikum Wa Rohmatullahi Wa Barokatuh..

KUANTUM MAKRIFAT
Adalah Kurikulum pelajaran di NAQS DNA yang berisi pelajaran mengenai Makrifatullah atau jalan untuk mendekat kepada Tuhan (Taqorruban Ilallah). Dan untuk menyempurnakannya haruslah ditempuh melalui SEKOLAH KEHIDUPAN masing-masing siswa.

Hidup ini hanyalah ‘pemberian’ dari Yang Maha Memberi. Maka Dia-lah yang berkuasa juga untuk mengambilnya kembali. Dialah Allah Tuhan yang mengatur kehidupan kita ini. Dia pulalah yang berkuasa memberikan kemudahan, keberhasilan atau kesulitan dalam kehidupan kita. Tentunya itu semua bermula dari bagaimana cara kita menghargai hidup yang sudah diberikan oleh-Nya.

Menghadapkan wajah kepada Allah, artinya menjaga keseimbangan dalam hidup ini hanya selalu mengorbit dan beredar dalam lingkaran yang berpusat pada hati nurani yang telah terisi dengan Cahaya dari Nur Allah. Karena hati yang sudah tersambung dengan Nur Allah adalah pusat makna tertinggi dalam kehidupan yang di dalamnya sudah ada sifat-sifat mulia Allah Tuhan Yang Maha Esa.

Menghadapkan wajah kepada Allah artinya, bertawakal dan berserah diri kepada Allah. Hidup hanya untuk mengabdi kepada Allah, melalui berbagai bidang pekerjaan, melalui bisnis, maupun kehidupan lainnya. Bersyukur menerima kehidupan ini dan bersabar dalam setiap langkah kehidupan. Meskipun demikian tidak pernah berhenti berikhtiar melalui usaha lahiriah yang cerdas dan keras.

Menghadapkan wajah kepada Allah artinya, senantiasa bersikap perduli terhadap keadaan dan kondisi sosial masyarakat yang ada di lingkungannya masing-masing. Sebagaimana telah saya tulis dalam Spirit hari Raya Qurban kemarin. Perintah berqurban bagi mereka yang diberi kelebihan rizki dan membagikan dagingnya untuk kaum miskin, mengandung pesan penting “Bahwa Kita bisa dekat dengan Allah swt (Taqorrub ilallah) hanya ketika Kita bisa mendekati dan menolong saudara-saudara kita yang serba kekurangan”.

Maka berbahagialah bagi mereka yang dapat mengambil Hikmah & makna dari kehidupannya. Seimbang antara ZIKIR & FIKIRnya. Sehingga memperoleh kehidupan yang penuh makna & berbahagia di dunia & akhiratnya…

Allah berfirman :
“Allah menganugerahkan al hikmah kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan barangsiapa yang dianugerahi hikmah, ia benar-benar telah dianugerahi karunia yang banyak. Dan hanya orang-orang yang berakallah yang dapat mengambil pelajaran (dari ayat-ayatNya).” ( QS. Al Baqarah 2:269 )
============
Assalamu ‘alaikum wa rohmatullahi wa barokatuh…

Sahabat, tentu sering kita mendengar kata mutiara seperti ini :

~Dengarlah apa yang dikatakannya, dan bukan siapa yantg berkata.

~ Walau itu keluar dari (Maaf) pantat ayam, tetapi itu adalah telur maka terimalah.
Tetapi walau itu keluar dari pantat raja, maka buanglah. Karena itu adalah kotoran yang najis.

~Mutiara adalah tetap mutiara, walau dimuntahkan oleh mulut srigala.

Inti dari Kata-kata mutiara di atas adalah agar kita membuka diri terhadap kemungkinan datangnya Ilham kebenaran darimanapun saja datangnya…. Dan nasehat ini berlaku untuk fihak yang mendengar.

Sedangkan bagi fihak yang memberi nasehat, perlu diketahui bahwa nasehat & kata-kata bijak, serta amar makruf nahi munkar itu seperti sedekah.

Maka agar sedekah kita bernilai tinggi serta bermanfaat dan berpahala. Maka sampaikan sedekah kita itu dengan tata krama yang baik, dengan bahasa yang baik & persuasif sehingga tidak menimbulkan kesalah fahaman dan tidak menyinggung ataupun menyakiti hati sang penerima nasehat, dll.

Rasulullah SAW bersabda,
“Senyum kalian bagi saudaranya adalah sedekah, beramar makruf dan nahi mungkar yang kalian lakukan untuk saudaranya juga sedekah, dan kalian menunjukkan jalan bagi seseorang yang tersesat juga sedekah.” (HR Tirmizi dan Abu Dzar).

Allah swt berfirman :
“Orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah, kemudian mereka tidak mengiringi apa yang dinafkahkannya itu dengan menyebut- nyebut pemberiannya dan dengan tidak menyakiti (perasaan si penerima), mereka memperoleh pahala di sisi Tuhan mereka. Tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati.” ( QS. Al Baqarah 2:262 )
=========
POSTINGAN DARI : Syaikh Imamsufi DiAkhir Zaman DI GROUP NAQS DNA
NABI MUHAMMAD CAHAYA ALAM SEMESTA

sesungguhnya telah ada pada diri Rasulullah, suri tauladan yang baik bagimu yaitu bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut nama Allah swt (QS. 33:21)

“Firman Allah s.w.t dalam Surah Al-Mai’dah ayat 15-16,

“Sesungguhnya telah datang kepada kamu cahaya kebenaran (Nabi Muhammad) daripada Allah dan sebuah Kitab (Al-Quran) yang jelas dan nyata keterangannya. Dengan (Al-Quran) itu Allah menunjukkan jalan-jalan keselamatan serta kesejahteraan kepada sesiapa yang mengikut keredhaan-Nya dan (dengannya) Tuhan keluarkan mereka dari gelap-gelita (kekufuran) kepada cahaya (keimanan) yang terang-benderang, dengan izin-Nya; dan (dengannya juga) Tuhan menunjukkan mereka jalan yang lurus”

“Firman Allah s.w.t dalam Surah Al-Fussilat ayat 44,

“Katakanlah (wahai Muhammad) al-Quran itu, menjadi (cahaya) petunjuk serta penawar bagi orang-orang yang beriman; dan sebaliknya orang-orang yang tidak beriman, (Al-Quran itu) menjadi sebagai satu penyakit yang menyumbat telinga mereka (bukan penawar); dan ia juga merupakan kegelapan yang menimpa (pandangan) mereka (bukan cahaya yang menerangi). Mereka itu (dengan perbuatan melarikan diri dari ajaran Al-Quran, tidak ubahnya seperti) orang-orang yang diseru dari tempat yang jauh (masakan mereka dapat mendengar dengan betul atau melihat dengan nyata).”
===========
POSTINGAN DARI Sdr. Mualimin Ali di Group NAQS DNA

Assalamualaikum wr wb…,
Allah menciptakan semesta ini lengkap dengan hukum yang diberlakukan di dalamnya agar semesta dapat lestari dan Rahmatan Lilalamin, salah satunya adalah hukum tarik-menarik, seluruh orang sukses didunia ini memanfaatkan hukum ini, dimana hati dan perasaan menusia adalah merupakan mercusuar yang setiap hari memancarkan informasi ke semesta 4.630 kali dalam 1 hari 1 malam, kalau anda pancarkan selalu keluhan-keluhan makan keluhan-keluhan itu yang akan lebih banyaka mendatangi anda dari semesta, sebaliknya bila anda pancarkan kasih sayang, penerimaan rezeki, rasa syukur, maka hal itu pula yang akan banyak mendatangi anda, dan hokum ini tidak mengenal anda suka atau tidak suka. Yang tertanam dalam hati dan perasaan itulah yang akan banya mendatangi anda dari semesta, dan tak seorangpun dapat melepaskan diri dari hokum (qodar) yang Allah berlakukan dalam semesta ini.
Selamat beraktifitas berselimut dzikrullah.
===========
POSTINGAN DARI Sdr. Dhani An Nifari (Dhani Ramdhani) di Group NAQS DNA

Bayangkanlah diri Anda sebagai seorang yang telah lelah dan jenuh mencari makna kehidupan di dunia ini. Bayangkan diri Anda yang jemu melihat dunia ini hanya sebagai tarikan-tarikan persoalan senang dan sedih, berhasil dan gagal, mendapatkan keuntungan dan kebahagiaan; demikian pula dengan berbagai tekanan kehidupan, hantaman kesedihan dan terpaan penderitaan. Anda, tanpa menyadarinya, telah terbawa tanpa daya oleh pusaran kehidupan dunia: kelahiran, dibentuk oleh orangtua dan lingkungan, bersekolah, berkeluarga, bekerja dan mengejar karir, mendidik anak, dan seterusnya.

Pada suatu titik Anda tersadar, apa makna dari semuanya ini. Apakah kehidupan hanyalah sekadar pergantian episode senang dan sedih, baik dan buruk, hingga datang saat kematian kelak? Apakah benar-benar tidak ada makna yang lebih hakiki daripada sekadar mencoba menggapai kesuksesan, memiliki pendapatan yang cukup untuk hidup senang dan mempersiapkan bekal pendidikan anak-anak? Bukankah itu berarti bahwa kita juga hanya mengarahkan anak-anak kita menuju pengulangan-pengulangan tanpa makna yang persis sama dengan yang kita jalani? Sebuah rutinitas kehidupan yang juga akan memerangkap mereka, sama seperti kita yang telah terperangkap di dalamnya.

Bayangkan ketika Anda tersadar bahwa ‘agama’ yang selama ini diajarkan pada Anda hanyalah ritual tanpa makna batin. Bahwa agama seakan-akan hanyalah seleksi untuk memasuki surga atau neraka berdasarkan banyaknya pahala. Buku-buku yang Anda baca semuanya langsung menjelaskan cara, tanpa bisa menerangkan landasan yang paling fundamental: Apa arti semua ini sebenarnya? Apakah kehidupan akan sedangkal ini, hingga hari kematian kelak? Didiktekan kepada Anda bahwa manusia diciptakan untuk beribadah, tapi beribadah yang seperti apa? Bisakah Anda tekun melaksanakan ibadah tanpa sedikit pun memahami maknanya?

Bayangkan ketika Anda mulai berani jujur pada diri sendiri, bahwa kitab suci yang ketika Anda mencoba membacanya terasa abstrak, acak dan tak terjangkau maknanya. Anda mulai bertanya-tanya, ketika kitab suci memanggil ‘Wahai orang-orang yang beriman..’, benarkah Anda termasuk di dalamnya? Apa yang bisa membuktikannya? Dan Anda mulai tidak lagi merasa yakin bahwa Anda tidak termasuk ke dalam kaum yang disebutkan di sana, ketika kitab suci berbicara tentang golongan manusia yang tersesat.

Maka Anda pun mulai mencari panutan, orang yang dapat Anda jadikan pembimbing kehidupan Anda. Mulailah Anda mengikuti pengajian ini dan itu. Memaksakan diri untuk meraih serpihan makna yang mungkin terserak di dalamnya. Tapi ternyata, setelah sekian lama, Anda tidak juga memperolehnya.

Pada satu titik, ada hujaman pertanyaan yang mendobrak keluar dari kepala Anda: mengapa kata ‘Islam’ lebih banyak disebutkan daripada kata ‘Allah’? Mengapa semuanya hanya diatasnamakan ‘demi Islam’, dan bukan ‘demi Allah’? Mengapa semua hanya mengingat ‘Islam’, dan seakan melupakan Allah? Di mana Allah? Akhirnya Anda mulai merindukan hakikat.

Dalam keputusasaan, ketika kehampaan hidup yang demikian getir tak bermakna terasa begitu menusuk, Anda bersujud dan menangis. Anda berdoa penuh harap pada-Nya, pada Dia yang Anda percaya bahwa Dia Maha Mendengar. Anda panjatkan doa bahwa Anda membutuhkan-Nya, bahwa Anda menginginkan pemahaman akan arti ini semua. Anda memohon untuk ditunjukkan jalan pulang, untuk kembali kepada-Nya. Anda merasa tidak mengerti apa-apa tentang Allah, Tuhan yang seharusnya Anda sembah. Anda merasa hanya secara mekanistik berlaku menyembah sesuatu yang belum Anda pahami. Hanya setitik harapan yang menjadi setitik benih permohonan Anda, seberkas keyakinan bahwa Dia Maha Mendengar doa Anda. Setitik harapan bahwa kelak Dia akan bersedia mengajarkan pada Anda, membuka diri-Nya mengenai siapa Dia sebenarnya.

Selama engkau tidak menceraikan dunia dan segala sifat keduniawiannya, kau tidak akan pernah mengenal Tuhan. Pada persoalan ini, kau harus memahaminya dengan sangat berhati-hati! Nabi Isa a.s. adalah Nabi yang menjadi contoh pelepasan diri dari dunia material secara sempurna. Di sisi lain, kau juga mengenal seorang nabi besar lain, Raja Sulaiman a.s. Beliau adalah manusia yang paling kaya dari yang terkaya, juga yang paling berkuasa.

Intinya adalah menceraikan dunia dengan qalb. Kemiskinan materi bukanlah inti persoalannya.

“Orang yang tidak lapar tentu tidak merasa butuh makanan. Orang yang merasa sehat, tentu tidak merasa butuh dokter. Orang yang merasa sudah tahu agama, tentu tidak merasa butuh belajar agama. Orang yang tidak merasa lapar (akan pengetahuan) tentang Allah, tentu tidak akan merasa butuh belajar tentang Allah.”

prayer

Sahabat sekalian, jika jauh di dalam qalbu anda sudah ada ada kebutuhan untuk mencari Allah, ingin tenteram, ingin mengetahui agama lebih baik, atau gelisah mencari kesejatian, maka ketahuilah bahwa Allah masih berkenan memanggil anda untuk bertaubat.

Taubat sesungguhnya merupakan panggilan Allah. Manusia sama sekali tidak bisa membuat dirinya sendiri ingin bertaubat. Allah sendirilah yang menumbuhkan keinginan bertaubat di dalam kalbu anda.

Sebagaimana firman-Nya:

“Kemudian Tuhan memilihnya, maka Dia menerima taubatnya dan memberinya petunjuk.” (QS 20:122)

“Barangsiapa menghendaki (kebaikan bagi dirinya) niscaya dia mengambil jalan kepada Tuhannya. Dan kamu tidak akan mempu menempuh jalan itu kecuali bila dikehendaki Allah.” (QS. 76:29-30)

“…Bagi siapa di antara kamu yang mau menempuh jalan yang lurus. Dan kamu tidak dapat mengendaki (menenempuh jalan itu) kecuali apabila dikehendaki Allah, Tuhan semesta alam.” (QS. 81: 28-29)

Keinginan taubat itu timbul karena dipilih-Nya. Maka dari itu, jika sekarang dalam hati anda mulai tumbuh kegelisahan makna hidup, atau keinginan kembali kepada-Nya, mulai timbul keinginan akan ketentraman bersama-Nya, mulai ingin mencari jalan-jalan yang mendekatkan diri kita kepada-Nya, Itu adalah panggilan-Nya. Maka sambutlah panggilan-Nya itu.

Jika kemudian mulai tumbuh perilaku kita yang ‘mencari jejak-Nya’, seperti mencari-cari pengajian yang baik, mencari-cari bahan di internet, mulai mencari-cari buku tentang Tuhan dan agama, maka syukurilah. Ini berarti bahwa Dia masih mengingat anda. Dia masih memanggil anda untuk mendekat, untuk pulang kepada-Nya. Dia masih menghendaki anda kembali kepada-Nya. Allah sendirilah yang menumbuhkan keinginan ini dalam hati anda.

Oleh karena itu, janganlah kita sia-siakan kesempatan ini. Jangan abaikan panggilan-Nya ini. Jangan sampai dia merasa panggilan-Nya kita abaikan. Karena sebagaimana kita pun, jika orang yang kita harapkan terus mengabaikan kita, lama-kelamaan kita pun akan melupakan orang itu. Camkanlah, bahwa tidak setiap orang akan dipanggil-Nya. Tidak setiap orang terpilih untuk ditaubatkan-Nya. Sangat sedikit orang yang ditumbuhkan keinginan untuk mulai mencari Allah di dalam hatinya.

Perhatikanlah, bahwa amat banyak orang mencari pengajian dengan niat mencari kawan, mencari kelompok, mencari pengakuan orang lain sebagai ‘orang pengajian’, mencari ketentraman sesaat, meniti karir di partai politik, mencari hapalan dan pengetahuan ayat, mencari bahan diskusi, dan sebagainya. Sangat sedikit, sekali lagi sangat sedikit, orang yang benar-benar mencari pemahaman akan hakikat hidup maupun kesejatian (Al-Haqq).